Home Kepulauan Riau Batam

11 Pasien Covid-19 di Batam Sembuh, 13 Juni 2020

44
Wali Kota Batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyatakan PPDB di Batam akan diperpanjang jika sampai batas akhir pendaftaran masih banyak orangtua yang belum berhasil mendaftarkan anaknya secara online.

Barakata.id, Batam – Kabar baik datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Pada Sabtu, 13 Juni 2020, ada 11 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Kabar baik lainnya, jumlah pasien positif di Batam pada Sabtu kemarin juga nihil, atau tidak ada penambahan pasien positif.

“Alhamdulillah, menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi melalui siaran pers yang diterima barakata.id.

Dalam rilis tersebut, 11 pasien yang sembuh itu adalah pasien nomor 46, 119, 120. 125, 131, 142, 143, 145, 146, 149 dan 150.

Baca Juga :
Sempat Koma 18 Hari, Pasien Covid-19 Batam Sembuh

Berikut nama-namanya:

1. Saiful Karama (25), wiraswasta.
2. Yoli Anthoni Yohanes (34), staf gereja.
3. Lia Oktavia (31), ibu rumah tangga.
4. Efendi Candra (42), swasta.
5. Uziel (8), pelajar.
6. Azwinur (29), swasta.
7. Muhammad Iqbal (29), swasta.
8. Asyu Denti (52), ibu rumah tangga.
9. Kok Seng (30), swasta.
10. Erma Dewi (29), karyawan BTN Syariah Batuaji.
11. Novi Ayu Lestarina (33), ibu rumah tangga.

Baca Juga :
11 Pasien Covid-19 di Batam Sembuh

Rudi mengatakan, saat ini kondisi ke-11 pasien tersebut dalam keadaan sehat dan sudah diperbolehkan kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga masing-masing.

“Namun, mereka ini harus tetap menjalankan karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari, agar virus tersebut benar-benar hilang dan tidak menyebar lagi,” kata Wali Kota Batam itu.

Rudi kembali mengingatkan masyarakat agar terus disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Jaga jarak (social distancing), pakai masker jika beraktivitas keluar rumah. Kemudian, selalu melaksanakan pola hidup sehat, seperti rajin olah raga dan makan seimbang,” katanya.

Menurut Rudi, meski banyak pasien positif corona di Batam yang sembuh, namun pasien Covid-19 di Batam bisa saja bertambah. Selain disebabkan oleh berkembangnya kluster dan penularan lokal, juga karena kurangnya disiplin masyarakat mematuhi disiplin protokol kesehatan ini.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin