Beberapa Fakta Menarik Terkait Imlek yang Perlu Diketahui

Fakta Menarik Terkait Imlek
Ilustrasi. (F: Pixabay)
Banner Pemprov Kepri

Barakata.id- Sebentar lagi masyarakat Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek. Kali ini perayaan Imlek jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Tahun ini merupakan tahun kerbau logam.

Di berbagai negara dengan komunitas Tionghoa yang besar perayaan Imlek akan sangat terasa. Termasuk di Indonesia. Imlek biasanya juga dirayakan dengan gegap gempita.

Namun ada beberapa fakta menarik yang jarang disadari oleh masyarakat terkait Imlek. Dilansir dari laman tionghoa.info, ini dia fakta-fakta menarik dari perayaan Imlek yang perlu diketahui.

Advertisement

Baca Juga:
Dinner Imlek di Harris Hotel Batam Center hanya Rp200 Ribu

1. Jatuh pada tanggal yang beda setiap tahun

Jika Natal selalu dirayakan pada 25 Desember, beda dengan Imlek. Imlek tak selalu jatuh pada tanggal 12 Februari seperti yang dirayakan tahun ini. Tahun lalu (2020) misalnya, Imlek dirayakan pada tanggal 25 Januari. Sementara itu pada 2023 nanti Imlek jatuh pada tanggal 22 Januari lalu di tahun 2024, Imlek jatuh pada tanggal 10 Februari.

Tahun Baru Imlek ditentukan menggunakan sistem penanggalan kalender lunar. Sehingga Imlek jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahun. Berkisar antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.

2. Selalu diawali dengan pergantian shio

Setiap perayaan Imlek, shio (Chinese zodiac) selalu berganti. Misalnya pada tahun 2020 kemarin merupakan tahun tikus logam, tahun ini (2021) merupakan tahun kerbau logam.

Setiap tahun masyarakat Tiongkok memang menamainya dengan salah satu dari 12 shio dalam siklus zodiak Tiongkok.
3. Jadi hari libur di banyak negara

Imlek menjadi hari libur nasional di banyak negara, khususnya negara di Asia. Di Indonesia, Imlek menjadi libur nasional selama 1 hari, di China menjadi libur nasional selama 3 hari. Sedangkan di Filipina juga menjadi libur nasional 1 hari, di Vietnam jadi libur nasional selama 3 hari.

Di Korea Selatan jadi libur nasional selama 3 hari, demikian pula di Korea Utara. Di Malaysia jadi libur nasional selama 2 hari. Taiwan libur selama 4 hari, Brunei 1 hari, Singapura 2 hari, Hong Kong 2 hari, dan Macau 3 hari.

4. Berbagi lewat angpau

Angpau merupakan amplop merah berisi uang. Amplop ini diberikan oleh pihak yang lebih tua kepada yang lebih muda dalam keluarga. Angpau juga diberikan oleh atasan kepada karyawannya.

Angpau ini menjadi bonus spesial di Tahun Baru Imlek yang biasanya selalu ditunggu-tunggu.

5. Berpesta kembang api

Kembang api ternyata bukan hanya simbol kegembiraan. Tapi memiliki filosofi. Kembang api ini awalnya dimaksudkan untuk mengusir roh jahat. Masyarakat daratan Tiongkok percaya kilatan cahaya kembang api dapat menakut-nakuti setan dan mengusir roh jahat.

Demikian pula dengan petasan. Tak heran, selain menyalakan kembang api, pada perayaan Imlek juga selalu ada petasan. Kembang api dan petasan termasuk fakta menarik terkait Imlek yang tak pernah ketinggalan.

6. Diakhiri dengan festival lampion

Baca Juga:
Batam Siapkan 136 Agenda Wisata Sepanjang 2020

Di Tiongkok sana, selama 16 hari berturut-turut sejak malam Tahun Baru Imlek selalu dirayakan dengan kegiatan istimewa. Festival lampion atau Cap Go Meh dirayakan pada malam ke-15 dari bulan pertama kalender lunar.

Seluruh keluarga makan bersama. Setelah itu keluar rumah untuk menyaksikan kembang api dan cahaya lampion. Kemudian lampion itu diterbangkan ke udara atau dihanyutkan ke sungai.

Di Indonesia, perayaan festival Cap Go Meh dilakukan dengan kirab atau pawai budaya, seperti menggotong usungan toa pek kong dan atraksi lok thung atau thang sin.

***

Editor: Asrul R

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin