Home Jelajah Seni Budaya Bahasa Melayu Kepri Bakal Diterapkan di Bandara Hang Nadim

Bahasa Melayu Kepri Bakal Diterapkan di Bandara Hang Nadim

49
Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata dan Direktur BUBU dan TIK Bandara Hang Nadim Batam membahas rencana penggunaan Bahasa Melayu Kepri dalam informasi kebandaraan, Kamis (2/9/21). (F: Disbudpar Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Bahasa Melayu Kepri akan segera diterapkan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Rencana penerapan itu telah dibahas oleh pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam dan pihak Bandara Hang Nadim Batam.

Penggunaan Bahasa Melayu Kepri ini memang sudah sewajarnya diterapkan jika mengacu pada Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu.


Rencana penerapan Bahasa Melayu Kepri ini diawali dengan pertemuan Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata dengan Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi (BUBU dan TIK) Bandara Hang Nadim, Amran, Kamis (2/9/21). Kunjungan itu dalam rangka menyosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2018.

Baca Juga:

Ardi mengatkaan ada 10 unsur yang tercantum dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Di antaranya manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan teknologi tradisional.

Melalui Bandara Hang Nadim inilah pihaknya meminta pengunaan Bahasa Melayu Kepri untuk informasi kebandaraan. Penggunaan Bahasa Melayu Kepri ini merupakan upaya untuk mengenalkan budaya Melayu kepada wisatawan.

“Selama ini dengar dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan Inggris, nantinya akan ada Bahasa Melayu Kepri,” ujarnya.

Selain menggunakan Bahasa Melayu Kepri, Disbudpar juga akan menyuguhkan musik Melayu dan display pakaian Melayu bagi wisatawan di pintu kedatangan.

“Tiba di pintu kedatangan pengunjung bisa foto mengunakan baju Melayu,” ujarnya.

Rencana dan inovasi ini secepatnya terealisasi juga berkat dorongan DPRD Kota Batam yang membidangai Perda tersebut.

Sementara itu Direktur BUBU dan TIK Hang Nadim Amran menyambut baik usulan informasi di Bandara Hang Nadim menggunakan Bahasa Melayu.

“Inovasi ini dapat mengangkat kearifan lokal, nanti akan dibahas secara teknis,” ujarnya.

Pihaknya bahkan memberikan keleluasaan kepada Disbudpar Batam untuk memberikan inovasi-inovasi lain seperti peminjaman baju Melayu.

Baca Juga:

“Sehingga ada suasana baru di Hang Nadim. Kita siapkan space untuk berpromosi,” kata dia.

Amran juga memaparkan saat dia menuntut ilmu di Korea Selatan, dia melihat Bandara Incheon di Korea Selatan dalam masa tertentu mengadakan pertunjukan seni berupa pertunjukan tradisional khas Korea Selatan di bandara.

“Ini sangat menghibur,” ujarnya.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin