Home Gaya Kesehatan

Vaksin Corona untuk Usia 18-59 Tahun? Begini Kata Menkes

Vaksin Corona
Vaksin corona yang tiba di Indonesia, Minggu (6/12/20) lalu. Menkes menyatakan vaksin hanya untuk penduduk usia 18-59 tahun. (F: YouTube Sekretariat Presiden)

Barakata.id- Ramai kabar bahwa vaksin Corona yang sudah tiba di Indonesia hanya untuk penduduk dengan usia 18-59 tahun. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membenarkan hal itu.

Dia membeberkan alasan pemerintah terkait kebijakan pemberian vaksin itu. Dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (11/12/20), Terawan mengatakan uji klinis vaksin baru dilakukan pada penduduk usia tersebut.

Baca Juga:
Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer dan BioNTech Sulit Didistribusikan di Indonesia, Ini Masalahnya

“Di dunia, yang dilakukan untuk uji klinis 3 pada range (kisaran) umur sekian, belum dilakukan uji klinis untuk range yang di atas itu, atau di bawah itu,” ujarnya, dalam rapat bersama Komisi IX, Kamis (10/12/20).

Seperti halnya negara lain, Indonesia juga masih meraba-raba terkait perkembangan vaksin corona. Saat ini belum ada vaksin corona di dunia yang sudah ada izin edarnya. Baru ada izin darurat penggunaan vaksin atau emergency use autorization (EUA).

“Izin edar belum ada, yang ada baru EUA, itu pun baru satu dari Inggris,” katanya.

Terawan menegarkan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksin corona di dunia. Namun juga tetap memprioritaskan keamanan dan keselamatan dalam pemilihan vaksin.

Baca Juga:
Siap-Siap, 1,8 Juta Dosis Vaksin Covid Segera Tiba dari China

Seperti diketahui, pemerintah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac, Minggu (6/12/20) lalu. Sisanya 1,8 juta dosis akan datang akhir Desember 2020.

Sebelumnya, Menkes telah menetapkan 6 vaksin Covid-19 yang dapat digunakan di Indonesia. Keenam vaksin itu adalah vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc and BioNtech serta Sinovac Biotech.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin