
Barakata.id, Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengadakan rapat evaluasi terkait tata cara pemakaman jenazah pasien Covid-19, Kamis (29/7/21).
Rapat itu melibatkan para tokoh agama, Kementerian Agama Kota Batam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengelola rumah sakit dan sejumlah instansi terkait lainnya.
“Kami dari Tim Gugus Tugas ada banyak menerima masukan dari tokoh agama, terkait dengan tata cara pemakaman korban Covid-19,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid.
Baca Juga:
- Innalilahi, 28 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia
- 35 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Meninggal, Terbanyak Selama Pandemi
Jefridin mengatakan dalam penanggulangan dan pengedalian Covid-19, ada protokol kesehatan yang harus dijalankan. termasuk terkait penanganan jenazah pasien Covid-19.
Kendati demikian dari sisi agama tentu ada juga hal yang tak boleh diabaikan. Untuk itulah rapat evaluasi tentang tata cara pemakaman jenazah pasien Covid-19 ini diadakan. Sehingga penanganan pasien Covid-19 yang meninggal dapat dilakukan dengan benar.
“Baik secara protokol kesehatan ataupun secara agama,” ujarnya.
Baca Juga:
- Asrama Haji Batam Disiapkan Jadi IGD Pasien Covid-19
- Usia Produktif di Kepri Paling Banyak Tertular Covid-19
Jefridin mengungkapkan, kasus Covid-19 di Batam dalam dua bulan terakhir ini mengalami peningkatan. Termasuk juga jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Oleh karena itu, pemerintah terus mengingatkan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan, terutama saat menjalankan aktivitas di luar rumah.
***
Editor: Asrul R














![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)














