Home Kepulauan Riau

Suhajar Pastikan Vaksinasi di Kepri Tembus ke Daerah Terpencil

17
Vaksinasi di Kepri di pastikan sampai ke Daerah Terpencil

Barakata.id, TANJUNGPINANG – Pj. Gubernur Kepri Suhajar Diantoro memastikan program vaksinasi di Kepri ikut menjangkau daerah terpencil di Kepri. Suhajar meminta kepala Dinas Kesehatan Kepri berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan yang ada di Kabupaten dan Kota guna memaksimalkan komunikasi sekaligus berkoordinasi dalam rangka melakukan inventarisir persoalan yang dihadapi.

Hingga saat ini proses vaksinasi di Kepri belum 100 persen. Baru sekitar 82 persen dari total jumlah vaksin yang diterima.

“Saya¬† minta kepala dinas kesehatan¬† data yang rinci. Saat ini umpamanya baru tervaksin 82 persen, artinya masih ada 18 persen yang belum di vaksin. Nah itu saya minta secara rinci apa sebabnya 12 persen yang divaksin ini,” pinta Suhajar setelah mengikuti video conference rapat rutin koordinasi monitoring pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Di ruang rapat utama lantai 4 kantor Gubernur Kepri di Dompak, Senin (22/2).

Baca juga : Vaksinasi Covid-19, Kepri Siapkan 840 Vaksinator dan 243 Faskes

Suhajar juga meminta kepada Dinas Kesehatan terhubung dengan kepala Puskesmas Pulau Laut dan Pulau Berhala, dalam rangka memaksimalkan program vaksinasi di Kepri di pulau terpencil.

Sementara itu Menteri Kesehatan, Budi Gunadi berharap program 1 juta vaksinasi bisa berjalan maksimal dan mencapai target tersebut hingga paling lama pada akhir Juni 2021.

Untuk itu Menkes meminta kepada seluruh kepala daerah memiliki komitmen yang tinggi menyangkut program vaksinasi ini.

Baca juga : 1.139 Nakes di Kepri Batal Disuntik Vaksin Covid-19

“Program 1 juta vaksin ini harus kita sukseskan, hingga paling lama akhir Juni 2021,” kata Budi Gunadi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menyangkut vaksinasi, Tito meminta agar masing-masing kepala daerah membuat strategi masing-masing untuk mencapai target pencapaian vaksinasi.

Tito juga menghimbau mencontoh Gubernur Jawa Barat yang menyediakan mobil vaksin keliling untuk menjangkau tempat-tempat terpencil yang jauh dari akses puskesmas.

“Silahkan bikin strategi yang seefektif mungkin untuk memaksimalkan pemberian vaksin kepada masyarakat. Boleh ditiru juga apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, pak Ridwan Kamil,” kata Tito.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin