Home Kepulauan Riau Batam Seru, NCF di Taman Rusa Diisi Bincang Santai Soal TCA

Seru, NCF di Taman Rusa Diisi Bincang Santai Soal TCA

24
NCF di Taman Rusa
Nomadic Community Fiesta di Taman Rusa, Sekupang diisi dengan bincang santai soal TCA dengan menghadirkan para pelaku pariwisata, Sabtu (31/10/20). (F: Asrul R/Barakata.id)

Barakata.id- Nomadic Community Fiesta (NCF) kali ini digelar di Taman Rusa, Sekupang, Sabtu (31/10/20) hingga Minggu (1/11/20). Hari pertama, para pengunjung Taman Rusa langsung disuguhi berbagai kegiatan seru. Mulai dari gelaran musik, bazar makanan dan kegiatan memberi makan rusa.

Bagi peserta acara yang terdiri dari jurnalis, blogger, serta penggiat pariwisata bincang santai soal Travel Corridor Arangement (TCA) juga menarik untuk diikuti.

Baca Juga:
Akhir Pekan, Yuk Ikut Acara Seru Bareng Komunitas di Taman Rusa

Batam Tourism and Promotion Board (BTBP) yang menjadi penyelenggara acara menghadirkan banyak narasumber. Ada Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, Plh Kepala BP Batam yang diwakili Kabiro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar, Chairman BTPB Rahman Usman, GM Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang Jumarly, GM Batam View Resort Anddy Fong, GM Palm Spring Golf and Country Club Steven Japari dan Direktur Badan Usaha dan Lingkungan BP Batam Binsar Panjaitan.

Kendati perjalanan yang diperbolehkan dalam kesepakatan TCA ini tak termasuk berwisata, namun TCA menjadi sinyal baik bagi Indonesia khususnya Batam untuk kelak dapat kepercayaan menerima wisatawan. Untuk awal, kuota TCA ini diberikan kepada 300 orang.

“Bukan hanya kepercayaan dari Singapura, ini juga jadi sinyal ke dunia, kalau Indonesia jadi negara yang aman dikunjungi,” kata Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum.

TCA memang menjadi harapan baru bagi sektor perhotelan. Kedatangan warga Singapura sudah sangat ditunggu-tunggu. Demikian pula, warga negara Indonesia yang akan ke Singapura hanya diperbolehkan lewat dua pintu, Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

Otomatis warga negara Indonesia di luar Batam, seperti di Medan atau provinsi lain yang dekat dengan Kepri akan memilih Batam sebagai pintu keluar. Mereka harus menjalani tes swab di rumah sakit yang telah ditentukan pemerintah Indonesia. Di Batam RS Awal Bros yang ditunjuk.

Hasil tes swab tak bisa langsung keluar, itu berarti WNI luar Batam yang akan ke Singapura harus menunggu dan menginap di Batam. GM Batam View Resort Andy Fong mengatakan, pihaknya siap menerima tamu, baik dari Singapura maupun WNI.

Baca Juga:
Warga Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Begini Prosedurnya

“Kami sudah siap, kami pun telah terapkan protokol kesehatan sejak lama,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam Ardiwinata mengatakan, sebelum TCA disepakati. Sebenarnya Singapura dan Indonesia sudah saling membuka diri. Namun terbatas untuk 4 kunjungan saja, ditambah dengan TCA saat ini menjadi 5 jenis kunjungan.

“Jadi ada 5 jenis kunjungan yang diperbolehkan, yaitu pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), pekerja di sektor airline dan marine, pekerja di sektor vital, diplomat dan terakhir TCA,” kata Ardi.

****

Penulis: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin