Riwayat 8 Pasien Corona di Batam yang Sembuh 1 Mei 2020: Polisi, PNS, Guru, TKI dan Dokter Gigi

256
0
DPRD Batam
Muhammad Rudi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Pasien kedua adalah perempuan berinisial W, 29 tahun berprofesi sebagai guru. W bertempat tinggal di perumahan kawasan Batam Kota.

Pada 16 April 2020, W dirawat di RSUD Embung Fatimah berdasarkan rujukan dari RS Elisabeth Batam Kota. 7 April, terhadapnya dilakukan uji swab, dan 15 April, hasil uji swab keluar dengan kesimpulan positif Covid-19.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

17 April 2020, kembali dilakukan uji swab. 25 April, hasil swab keluar dengan kesimpulan negatif pertama. Kemudian pada 26 April kembali dilakukan uji swab, dan hasilnya diketahui W dinyatakan negatif Covid-19.

Baca Juga :
Pasien Corona di Tanjungpinang 26 April 2020, Positif 23, Sembuh 6 Orang

3. Pasien Nomor 19

Pasien pria berinisial ISA ini adalah anggota Polri, 31 tahun. Ia sebelumnya dikarantina di RS Bhayangkara Polda Kepri dengan status PDP usai pulang pendidikan kepolisian di Sukabumi, Jawa Barat.

7 April 2020, dilakukan pemeriksaan swab. 15 April, hasil uji swab keluar dengan kesimpulan positif Covid-19. ISA kemudian dirujuk ke RS Khusus Corona di Pulau Galang.

20 April 2020, kembali dilakukan pemeriksaan swab. 25 April, hasil uji swab keluar dengan kesimpulan negatif pertama. Lalu pada 23 April, kembali dilakukan uji swab. 29 April, hasil uji swab keluar dengan kesimpulan negatif kedua.

Untuk diketahui, pasien ISA ini selama dalam perawatan karantina baik di RS Bhayangkara maupun di RS Galang, tidak mengalami gangguan kesehatan. Ia termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca Juga :
Pasien Sembuh Corona 24 April 2020 Tembus 1.002 Orang

4. Pasien Nomor 21

Pasien berinisial HS berusia 35 tahun ini juga anggota Polri. Sama seperti ISA, ia juga baru pulang pendidikan kepolisian di Sukabumi, Jawa Barat.

7 April 2020, dilakukan uji swab pertama. 15 April, hasil uji swab keluar dan HS dinyatakan positif Covid-19. Pada 20 April dilakukan uji swab kedua, dan diketahui hasilnya pada 26 April dengan hasil negatif pertama.

23 April 2020 kembali dilakukan uji swab, dengan hasil negatif kedua diketahui pada 29 April. Seperti ISA, HS ini juga masuk dalam kategori OTG.

5. Pasien Nomor 22