Home Nusantara Negara Tanggung Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin

Negara Tanggung Iuran BPJS Kesehatan Warga Miskin

96
Ilustrasi. Petugas BPJS Kesehatan melayani peserta. (F: Republika)
DPRD Batam

Barakata.id, Yogyakarta – Negara segera menanggung iuran peserta BPJS Kesehatan bagi warga miskin dan tidak mampu. Kepesertaan warga miskin itu akan dialihkan menjadi peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Kalau miskin kurang mampu alihkan saja ke PBI. Oleh karena itu teman-teman pemda harus update data,” kata aggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Ahmad Ansyori di Yogyakarta, Rabu (23/10/19) dilansir Antara.

artikel perempuan

Baca Juga : 5 Tarif Akan Naik Usai Pelantikan Presiden, dari Listrik hingga BPJS

Ia mengatakan, sebenarnya rencana kenaikan iuran tidak memberatkan masyarakat yang memang tidak mampu untuk membayarnya, termasuk segmen peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) tidak mampu.

Ia menampik bahwa kenaikan iuran berdampak dan memberatkan sebagian besar masyarakat Indonesia. Menurutnya segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan PBI tidak terdampak kenaikan iuran karena dibayarkan oleh pemerintah dan perusahaan.

Dia mengatakan, bagi peserta PBPU yang memang tidak memiliki kemampuan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan yang akan dinaikkan sudah seharusnya dibayarkan oleh negara.

Oleh karena itu Ansyori menekankan pentingnya pembersihan data dalam Pusat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kementerian Sosial untuk menyapu bersih warga tidak mampu yang masih terdaftar sebagai PBPU.

Ansyori meminta kepada pemerintah daerah untuk memvalidasi dengan tepat data penduduk miskin dan tidak mampu di tiap wilayahnya.

Baca Juga : Tak Bayar Iuran BPJS? Siap-Siap Dipersulit Ajukan Kredit dan Urus SIM

Selain itu Ansyori juga mengatakan rencana pelaksanaan sanksi administrasi yang diterapkan pada PBPU yang menunggak iuran juga melihat kondisi kemampuan peserta.

Apabila peserta yang menunggak benar-benar tidak memiliki kemampuan untuk membayar, maka tidak diberikan sanksi melainkan kepesertaannya dialihkan ke segmen PBI.

*****

Dapatkan update berita pilihan setiap hari bergabung di Grup Telegram "KATA BARAKATA", caranya klik link https://t.me/SAHABATKATA kemudian join.