Home Warta Nusantara Libur Panjang, Pergi ke Zona Merah Wajib Lapor

Libur Panjang, Pergi ke Zona Merah Wajib Lapor

31
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasasmito. (F: Covid-19.go.id)

Barakata.id- Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 selama periode libur panjang, pemerintah meminta perkantoran dan perusahaan melakukan antisipasi. Karyawan yang pergi ke zona merah wajib lapor ke perusahaannya.

Seperti diketahui akhir bulan ini akan ada libur panjang sekaligus cuti bersama pada tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke tempat yang jauh, pulang kampung misalnya.

Baca Juga:
Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac, Harganya Kisaran Rp200 Ribu

“Hal itu guna menekan kasus penyebaran Covid-19,” kata Wiku dikutip dari laman Covid-19.go.id.

Namun jika kebutuhannya mendesak, Wiku mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan rajin mencuci tangan.

Wiku juga mendorong perusahaan untuk meminta karyawannya melapor jika pergi ke zona oranye atau merah.

“Karyawan yang berpergian ke zona oranye dan merah harus melaporkan ke perusahaan,” tegas Wiku.

Selain itu perusahaan juga diminta karyawan menjalani isolasi mandiri jika mengalami gejala demam, gangguan pernapasan, hilang indera perasa dan penciuman setelah libur panjang.

Baca Juga:
Jefridin Bagikan Formula 4+2 Cegah Covid-19, Apa Maksudnya?

Berkaca dari libur panjang sebelumnya, memang angka positif Covid-29 mengalami kenaikan. Wiku mengungkapkan data yang dikaji berdasarkan persentase angka periode liburan Idul Fitri pada 22-25 Mei 2020 lalu, terjadi kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sebesar 69 persen sampai 93 persen sejak libur sampai rentang 10-14 hari setelahnya.

Begitu juga libur panjang 20-23 Agustus 2020, juga terjadi kenaikan kasus harian sebanyak 58 persen hingga 118 persen sejak libur sampai rentang waktu 10-14 hari.

“Juga terjadi angka kenaikan absolut pada tes dengan hasil positif yang naik mencapai 3,9 persen dalam dua minggu di tingkat nasional,” paparnya.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin