Home Kepulauan Riau

Kenduri Seni Melayu Masuk 100 Kalender Pariwisata Nasional Lagi

53
Ilustrasi. Salah satu tradisi Melayu yakni gasing dimainkan anak-anak Batam pada event Kenduri Seni Melayu 2018 lalu. (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Kenduri Seni Melayu (KSM) yang digelar setiap tahun oleh Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali masuk dalam daftar 100 calender of event (CoE) Wonderful Indonesia 2020. Kenduri Seni Melayu merupakan salah satu event andalan Batam dalam menggaet wisatawan domestik dan mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, pelucnuran Kalender Pariwisata Nasional dilaksanakan Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (15/10) malam.

Masuknya Kenduri Seni Melayu dalam Kalender Pariwisata Nasional membuat Pemko Batam kian optimistis bahwa pariwisata di kota ini bakal semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan internasional. Sektor pariwisata Batam juga diyakini akan terus tumbuh menjadi penopang perekonomian daerah dan masyarakat.

Baca Juga : Ayo ke Batam Great Sale, Banjir Diskon hingga 70 Persen

Ardi mengatakan, Kenduri Seni Melayu sudah dilaksanakan oleh Pemko Batam sejak 19 tahun silam. Event kebudayaan ini bukan hanya melibatkan para seniman dan budayawan Indonesia tapi juga sejumlah negara tetangga mulai dari Singapura, Malaysia, Brunei Darusallam hingga Thailand.

“Setiap tahun kita laksanakan Kenduri Seni Melayu ini, tanpa jeda. Tahun ini adalah yang ke-20 kalinya dilaksanakan,” kata Ardi di Batam, Sabtu (19/10/19).

Ardi bersyukur event tahunan itu kembali dimasukkan Kementerian Pariwisata dalam 100 event Kalender Pariwisata Nasional. Menurutnya, hal tersebut akan membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan Kenduri Seni Melayu ke masyarakat dunia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata

Meski menjadi agenda kebudayaan, lanjut Ardi, Kenduri Seni Melayu tetap dikemas semenarik mungkin dengan memasukkan unsur-unsur pariwisata sehingga dapat dinikmati oleh banyak orang.

Untuk peserta, kata dia, selain seniman dan budayawan lokal (Kepri), juga hadir dari negara-negara serumpun. Promosi acara ini juga sudah dilakukan sejak jauh hari demi memantik minat masyarakat untuk datang.

Sementara itu, pada peluncuran di Jakarta, Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan bahwa Kalender Pariwisata Nasional merupakan salah satu program strategis Kementerian dalam mempromosikan destinasi pariwisata di Indonesia. Promosi itu dilakukan melalui berbagai atraksi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta menggerakan wisatawan nusantara untuk berwisata di Tanah Air.

Baca Juga : Masjid SMRS Batam Siapkan Jubah Khusus untuk Turis Non-Muslim

Arief berharap CoE 2020 akan berdampak besar dalam mendongkrak kunjungan wisman serta menggerakkan wisnus ke destinasi yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Tercatat sebanyak 100 event pariwisata unggulan itu akan digelar sepanjang tahun depan.

“Kami harapkan pemerintah daerah serius menyusun dan menggarap event-event yang masuk dalam 100 CoE 2020 agar bisa mendatangkan wisman lebih banyak lagi ke Indonesia,” kata dia.

CoE Wonderful Indonesia pertama kali dibukukan dan dibuat pada 2017, namun saat itu belum menggunakan kurator dalam pemilihan event. Kemenpar hanya meminta usulan tiga agenda pariwisata dari tiap provinsi.

Kemudian tahun 2018 hingga sekarang, penentuan CoE wajib menggunakan kriteria 3C (Cultural/Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment) dan dikurasi oleh para kurator profesional di bidangnya.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin