Dari Karimun, Max Owner Kibarkan Bendera di Titik Nol Indonesia

73
Komunitas motor Karimun Max Owner tiba di titik nol Indonesia, Sabang, NAD setelah melakukan perjalanan tiga hari dari Kabupaten Karimun, Kepri, Jumat (5/7/19). (F : Barakata.id/Abdul Gani)

Karimun – Bagi komunitas motor, kegiatan touring memang menjadi bagian yang tak terpisahkan. Begitu pula dengan Karimun Max Owner, komunitas motor asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Baru-baru ini, mereka menggelar touring ke titik nol kilometer Indonesia di Pulau Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Dan acara touring itu sukses, dengan berkibarnya bendera komunitas Karimun Max Owner di titik nol Indonesia tersebut.

Bertolak dari Karimun, Selasa (2/7/19), sembilan anggota Karimun Max Owner bergerak menuju NAD melalui Tanjungbuton, Riau menggunakan kapal RoRo. Dengan mengendarai motor Max Series, kesembilang anggota Karimun Max Owner itu lalu menyisiri sisi timur Sumatera, melintasi wilayah Dumai, Tebing Tinggi, Medan, Langsa, dan Lhokseumawe, selanjutnya tiba di Banda Aceh pada Jumat (5/7/19).

Baca Juga : Belanja Sambil Belajar Hidroponik di Kebun 3 Leaves Farm

Ketua Karimun Max owners (KAMO), Hermes Saing mengatakan, setibanya di Aceh, rombongan melanjutkan perjalanan, menyeberangi laut menuju titik nol kilometer-Sabang.

“Tiba di lokasi, kami langsung kibarkan bendera. Tak lupa kami berdoa dan bersyukur sudah tiba di ujung Indonesia dengan selamat. Dari sembilan orang ikut dalam touring ini,” kata Hermes melalui sambungan telepon, Rabu (10/7/19) malam.

Ia mengatakan, dua rider yang ikut touring itu berasal dari Bintan Island Max Owners, dan satu rider dari Max Rider Community Tanjungpinang.

“Sisanya adalah dari komunitas kita,” kata dia.

Sertifikat dari pemerintah setempat untuk Karimun Max Owner yang sudah tiba di ttik nol Indonesia. (F: Barakata.id/Abdul Gani)

Pada kesempatan itu, Hermes juga berharap doa dari masyarakat Karimun agar rombongan bisa kembali ke Karimun dengan selamat.

“Kami akan langsung bergerak hari ini menuju kampung halaman. Dengan melintasi kota kota di Pulau Sumatera. Mohon doanya agar selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Baca Juga : Pulau Subi Natuna, Saksi Kekalahan Jepang di Perang Dunia

Anggota Karimun Max Owner, Fancha yang ikut dalam touring itu mengaku banyak mendapat pengalaman berharga selama perjalanan menuju titik nol Indonesia tersebut.

Fancha merasakan kuatnya rasa kekeluargaan dan solidaritas antaranggota komunitas dalam perjalanan tersebut. Menurut dia, kekompakan memang menjadi hal terpenting bagi rombongan touring, apalagi yang menempuh perjalanan jauh dengan waktu hingga berhari-hari.

“Alhamdulillah kami bisa sampai di titik paling ujung Indonesia bagian barat ini. Semoga nanti perjalanan pulang ke Karimun kami juga diberi kemudahan dan keselamatan,” katanya.

*****

Reporter : Abdul Gani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini