Home Jelajah Jalan-Jalan

Belanja Sambil Belajar Hidroponik di Kebun 3 Leaves Farm

341
Belanja sayuran segar dan sehat sambil belajar bertani hidroponik di 3 Leaves Farm, Batam. (F: Seniberjalan.com)

Batam – Bertani tidak selamanya identik dengan tanah atau lumpur yang kotor. Di masa kini, sudah berkembang sistem bertani hidroponik, yang menukar media tanam tanah dengan air.

Model bertani hidroponik ini sangat cocok diterapkan di tengah-tengah masyarakat kota atau urban farming. Sebenarnya hidroponik bukan hal baru di bidang pertanian.

Di Indonesia, sudah banyak individu atau kelompok bahkan badan usaha yang mengembangkan sistem pertanian hidroponik. Begitu pula di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di kota yang lebih dikenal sebagai kota industri dan pariwisata ini, cukup gampang ditemui pertanian hidroponik, mulai dari skala rumah tangga hingga komunitas, dan badan usaha.

Jika ingin mencarinya, yang paling mudah adalah dengan mendatangi kawasan Temiang, Sekupang. Di situ terdapat pusat budidaya hidroponik. Jenis tanaman yang banyak dibudidayakan adalah jenis holtikulura seperti sayur-sayuran, buah dan bunga.

Bertani hidroponik cukup sederhana dan praktis. Dapat tumbuh di mana pun asal unsur haranya terpenuhi.

Karena itu, model pertanian hidroponik sangat direkomendasikan untuk masyarakat modern yang ingin menerapkan gaya hidup sehat, sekaligus dapat menyalurkan hobi bercocok tanam di rumah.

Baca Juga : Re-Start Peduli Lingkungan, Mengubah Ancaman Sampah Jadi Peluang Bisnis

Mengutip Seniberjalan.com, satu kebun hidroponik yang cukup dikenal di Batam adalah 3 Leaves Farm. Lokasi kebunnya di Kavling Plus Temiang, Sekupang.

3 Leaves Farm merupakan kebun budidaya hidroponik dan organik yang menggunakan greenhouse secara komersil. Luas lahannya berkisar 1,2 hektare, tapi belum seluruh lahan dimanfaatkan sebagai media tanam.

Kebun ini memang belum diwacanakan sebagai pusat agro wisata di Batam meskipun sudah dikembangkan sejak tahun 2017. Namun, kebun 3 Leaves Farm terbuka untuk dikunjungi masyarakat umum.

Datang langsung membeli sayur-mayur dari kebunnya tentunya sangat menyenangkan. Apalagi petani 3 Leaves Farm akan memetikkan sayur-mayur yang masih segar dan aman dikonsumsi karena pupuk dan pembasmi hama sayurnya menggunakan bahan organik.

“Terutama sayuran organik, sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker dan anak berkebutuhan khusus, karena lebih aman tanpa pestisida,” kata Dwi, admin 3 Leaves Farm.

Jenis sayuran hidroponik yang dibudidayakan di sini di antaranya kale, butterhead, mint, basil, pak choy dan lainnya. Sedangkan sayuran organiknya seperti selada, kangkung, bayam, kailan, pak choy dan kale.

Kisaran produksi sayuran hidroponik dan organik di 3 Leave Farm mencapai 50 kilogram sehari.

Paket agroedukasi

Selain menjual sayur-mayur yang dipetik langsung dari kebunnya, menariknya, kebun yang dikelola oleh PT Kebun Hijau Agrindo ini juga menyediakan paket agro edukasi atau studi tour pertanian untuk pengunjung.

Jika datang ke sini, Anda berkesempatan belajar cara bertani hidroponik dan organik yang dipandu langsung oleh Kepala Kebun. Untuk paket edukasi pengunjung tentunya dikenakan biaya edukasi.

Sayuran hidroponik di 3 Leaves Farm. (F: Seniberjalan.com)

Menurut Kepala Kebun 3 Leaves Fam, Cecep K, selama tour pengunjung akan diajarkan cara bertani terpadu mulai dari pengenalan jenis-jenis tanaman, media tanam, cara penanaman, mengolah pupuk hingga ke cara branding.

“Kami sekaligus mengajarkan cara membuat pupuk organik (bokasi) yakni pupuk organik yang diolah dengan cara difermentasi. Pengunjung nantinya bisa membuat pupuk organik sendiri di rumah,” kata Cecep.

Cecep mengatakan, umumnya pengunjung yang datang untuk edukasi adalah para pelajar, mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Sementara turis, terutama dari Singapura sudah memilih 3 Leaves Fam sebagai tempat yang wajib dikunjungi.

Bagi Anda yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, kebun 3 Leave Farm cukup direkomendasikan untuk dikunjungi di waktu libur. Ini akan memberi pengalaman seru dan menyenangkan bagi Anda sekeluarga.

*****

Sumber : Seniberjalan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin