Home Nusantara BPJAMSOSTEK dan IAPI Ajak Akuntan Pahami Pentingnya Jaminan Sosial

BPJAMSOSTEK dan IAPI Ajak Akuntan Pahami Pentingnya Jaminan Sosial

38
Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin. (foto : dok/istimewa).
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Pada tanggal 2 Agustus 2021 di Jakarta, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama dengan Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) menggelar webinar yang mengusung tema “Perlindungan Pekerja Melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dan Aspek Akuntansi Iuran Bagi Perusahaan”.

Kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar Agus Dwi Fitriyanto, kegiatan yang disiarkan secara daring ini, dibuka langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin serta turut hadir Ketua Umum IAPI Tarkosunaryo.


Dalam kesempatanya, Tarkosunaryo mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan webinar ini untuk dapat lebih memahami terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial serta perlakuan akuntansi terkait iuran BPJAMSOSTEK.

Baca Juga : Galakkan Perlindungan Sosial, Pemdes Gaprang Gandeng BPJAMSOSTEK Cabang Blitar

“Semua profesi pasti memiliki risiko, tidak hanya bagi profesi yang pekerjaannya di lapangan. Akan tetapi juga bagi pekerja kantoran seperti para akuntan, baik KAP maupun auditor/akuntannya. Untuk itu, harus menjadi role model perlindungan jaminan sosial. Apalagi jaminan sosial ini bersifat mandatory, jika belum jadi peserta dan belum melaporkan data dengan benar maka belum completely dengan regulasinya,” jelas Zainudin dalam sambutan.

Seperti yang diketahui BPJAMSOSTEK kini memiliki 5 program perlindungan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKm), serta program terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Tentunya kelima program tersebut memiliki manfaat yang beragam diantaranya perawatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja, santunan sementara tidak mampu bekerja (STMB) sebesar 100% gaji selama 12 bulan pertama, dan 50% untuk bulan selanjutnya hingga sembuh jika peserta dalam masa pemulihan dan tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, serta santuan 48 kali upah terakhir yang dilaporkan untuk peserta BPJAMSOSTEK yang meninggal karena kecelakaan kerja. Selain itu masih ada juga manfaat berupa santunan kematian sebesar 42 juta bagi peserta yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja, dan beasiswa untuk 2 orang anak mulai dari jenjang pendidikan dasar (TK) hingga perguruan tinggi maksimal 174 juta. Sedangkan untuk JKP, ada 3 manfaat yang diberikan yaitu uang tunai, akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja.

Baca Juga : BPJAMOSTEK Tulungagung Sosialisi Kepada Ahli Waris Penerimaan Manfaat Program BPU

Zainudin juga mengajak seluruh peserta webinar untuk menjadi role model dengan memastikan program jaminan sosial ketenagakerjaan terlaksana dengan baik di perusahaan-perusahaan yang sedang diperiksa oleh para akuntan publik, sebab Jamsostek ini merupakan program mandatori dari negara.

“Saya berharap dengan adanya webinar ini, semakin banyak pekerja dan pemberi kerja yang paham dan peduli akan pentingnya perlindungan jaminan sosial karena manfaatnya yang diberikan sangat lengkap dan berguna bagi peserta maupun keluarganya,” tutup Zainudin.

Kemudian Agus Dwi Fitriyanto menambahkan, dalam hal ini pihaknya mengajak kepada seluruh anggota Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) yang ada di wilayah Blitar Tulungagung dan Trenggalek untuk menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Agus menyatakan siap bersinergi dengan Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

“Karena, setiap profesi pasti memiliki resiko, untuk itu kami mengajak kepada seluruh rekan-rekan khususnya dari Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) yang belum terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar segera mendaftarkan dirinya supaya mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Agus, di keterangannya, Jumat (13/8/2021).

Penulis : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin