
Ke-24 aplikasi Android itu memang tidak langsung datang dari Shenzhen Hawk. Perusahaan memakai sejumlah nama pengembang berbeda untuk mengaburkan motif jahatnya.
Mengapa disebut aplikasi jahat? Itu karena sebagian dari aplikasi-aplikasi yang ditemukan ini meminta izin spesifik di luar fungsinya.
Baca Juga :
Virus Joker Serang Android, Cepat Hapus 24 Aplikasi Ini
Misalnya, sebuah aplikasi antivirus malah meminta izin pemakaian kamera. Padahal, antivirus sama sekali tak butuh kamera untuk menjalankan kinerjanya, karena fungsi sesungguhnya adalah memindai smartphone si pengguna.
Total menurut laporan Zak Doffman dari Forbes, ada 24 aplikasi jahat yang meminta akses kamera dan 2 di antaranya meminta izin ke daftar kontak. Artinya, 2 aplikasi ini bisa membuat panggilan dari smartphone pengguna
“15 dari seluruh aplikasi meminta izin untuk mengakses lokasi pengguna dan membaca data dari penyimpanan eksternal,” tulis Forbes, sebagaimana dikutip dari LifeHacker, Rabu (5/2/20).
Baca Juga :
Fitur Terbaru di Versi Final Android 10
Sementara, 14 aplikasi lainnya bisa mengumpulkan jaringan smartphone milik pengguna.
Selain itu, 1 aplikasi meminta izin untuk merekam audio di perangkat dan 1 aplikasi lagi bisa mengakses daftar kontak di smartphone.
“Sekali diinstal, aplikasi-aplikasi ini bisa berkomunikasi dengan server eksternal yang dikontrol oleh pengembang mereka,” demikian menurut laporan tersebut.
Selanjutnya, daftar 24 aplikasi jahat Android















![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)













