Home Warta Nusantara

Ayo Cek Kiblat, Besok Matahari Melintas di Atas Ka’bah

48
Besok matahari akan berada di atas Ka'bah. Momen ini menjadi saat yang tepat bagi umat muslim untuk mengecek kembali posisi kiblat. (F: AFP PHOTO / Bandar Al-DANDANI)

Barakata.id – Matahari akan kembali melintas di atas Ka’bah pada 15 dan 16 Juli 2020. Berdasarkan data astronomi, peristiwa alam itu akan terjadi pada pukul 16.27 WIB dan 17.27 WITA. Momen tersebut merupakan waktu yang tepat untuk mengecek kembali arah kiblat.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kementerian Agama (Kemenag) Agus Salim mengatakan, saat itu bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka’bah.

Peristiwa ini dikenal juga dengan nama Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah,” ujarnya, Selasa (14/07/20) memberikan keterangan resmi di laman Kemenag.

Baca Juga:
Ibadah Haji Diperketat, Jemaah Dilarang Sentuh Ka’bah

Nama-nama tersebut menjelaskan bahwa bayangan benda yang terkena matahari akan menunjuk ke arah kiblat. Hal itu dikarenakan matahari sedang tepat berada di atas Ka’bah. Oleh karena itu hal ini menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya.

Agus Salim mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi Ka’bah tersebut. Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan benar-benar berdiri tegak lurus, atau gunakan lot atau bandul.

Kedua, pastikan permukaan dasar betul-betul datar dan rata. Ketiga, jam pengukuran harus disesuaikan dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atau Telkom.

Peristiwa matahari berada di atas Ka’bah ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana.

Baca Juga:
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji 2020 Ditiadakan

“Kondisi seperti ini akan terulang tiap tahunnya pada tanggal 27-28 Mei dan 15-16 Juli,” ujarnya, dikutip dari Kompas.

Melalui keterangan resminya, Senin (13/7/20) BMKG juga memberikan panduan proses pengecekan kiblat. Pertama, sesuaikan jam yang digunakan untuk mengecek arah kiblat ini sesuai jam atom BMKG. Jam ini bisa diakses di website BMKG.

Proses untuk mengecek kiblat ini serupa seperti yang dikatakan pihak Kemenag. Bedanya hanya di cara menarik garis, yaitu dari posisi alat ke ujung bayangan.

BMKG menyarankan untuk memperhatikan bayangan yang terjadi pada alat yang digunakan untuk mengecek kiblat. Tarik garis dari ujung bayangannya ke posisi alat. Garis yang ditarik itulah arah kiblat yang sudah dicek, dengan posisi matahari saat tepat di atas Ka’bah.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin