Home Gaya Tekno

Algifari Maulana, Jawab Tantangan Logistik dengan Get Move

192
Algifari Maulana pendiri aplikasi Get Move. (F: Istimewa)

Barakata.id, Batam – Masyarakat Batam sudah familiar menggunakan aplikasi untuk mengirimkan barang. Kebanyakan aplikasinya jadi satu dengan menawarkan transportasi online.

Sayangnya rata-rata aplikasi itu bukan berasal dari lokal Batam. Hal itu membuat Algifari Maulana Pemilik PT Mitra Kuadran Teknologi, salah satu start up lokal Batam membuat terobosan baru.

Dia lalu menciptakan Get Move. Aplikasi jasa kurir ini bisa diunduh di playstore. Sejak soft launching pada 18 Mei lalu hingga sekarang Get Move sudah diunduh lebih dari 400 orang.

“Saat ini kami melayani minimal order 10 kali setiap harinya. Maklum sebulan juga belum kan,” kata Pendiri Get Move, Algifari Maulana kepada barakata.id, Senin (8/6/20).

Baca Juga :
Pemprov Kepri Rancang Aplikasi Pintar Deteksi Covid-19

Get Move lahir dari kegelisahan Algifari yang melihat perkembangan dunia logistik dan pengiriman di Batam banyak dikuasai orang luar. Ide untuk membuat terobosan jasa kurir ini sudah dipikirkannya sejak akhir tahun lalu.

“Puncaknya ketika pandemi ini. Banyak yang kena PHK dan jadi tak punya pekerjaan. Makanya aplikasi Get Move ini dibuat untuk membantu sesama. Minimal yang bergabung sebagai mitra kurir memang yang butuh tambahan penghasilan,” tutur lelaki kelahiran Alas, 17 Juli 1991 ini.

Latar belakang pendidikan Algi, panggilan akrabnya memanglah di bidang komputer. Algi menamatkan gelar sarjana di STMIK Putra Batam dan memperoleh gelar magister di Binus University, Jakarta dengan Program Studi Manajemen Sistim Informasi.

Lelaki yang sejak 2014 menggeluti bisnis di bidang IT dan software ini kini menjadi dosen di Universitas Putra Batam.

Dari pengamatannya, tahun ini industri online shop sedang banyak-banyaknya. Mereka pasti membutuhkan kurir yang bisa mengantarkan barang dengan cepat.

Oleh karena itu Algi optimis Get Move memiliki peluang yang besar di bidang jasa pengantaran ini.

“Rata-rata yang pakai jasa kami toko online. Ada juga yang personal kirim makanan dan dokumen. Saat ini kami sedang mengajak kerja sama perusahaan-perusahaan kargo, pemerintah daerah untuk pengiriman dokumen-dokumen dan swalayan-swalayan yang ada di Batam,” tutur bapak dua anak ini.

Seorang warga Batam mencoba menggunakan aplikasi Get Move. (F: Asrul Rahmawati/Barakata.id)

Get Move memiliki tiga jenis armada yang siap mengantarkan barang. Ada sepeda motor, mobil dan mobil bak (pikap).

Kendaraan itu merupakan milik mitra yang bergabung menjadi kurir. Saat ini Get Move masih membuka kesempatan menjadi mitra kurir untuk jenis armada mobil dan mobil pikap.

“Kalau untuk motor sudah over kuotanya. Tapi ya setiap hari masih saja banyak yang daftar,” kata dia.

Tak ada persyaratan yang sulit untuk bergabung. Cukup memiliki kendaraan sesuai yang dibutuhkan, punya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku.

Untuk keselamatan dan kenyamanan, para mitra kurir ini akan melayani pengantaran mulai pukul 7.00 hingga 22.00 WIB.

Get Move ini diharapkannya dapat menjadi ekosistem bagi dunia logistik dan online shop yang menerapkan sistim Cash on Delivery (COD). Selain itu kehadiran armada seperti mobil dan pikap diharapkan bisa jadi solusi yang memangkas biaya operasional bagi perusahaan-perusahaan kargo lokal di Batam.

Berbeda dengan aplikasi jasa pengantaran lainnya yang menggunakan jarak sebagai pedoman tarif pengiriman, Get Move menawarkan tarif fix. Artinya jauh dekat pengantaran tarifnya sama.

Tarifnya dihitung berdasarkan berat dan ukuran barang yang diantar.

Tarif pengiriman menggunakan sepeda motor misalnya hanya Rp10.000 untuk setiap barang dengan berat maksimal 20 kilogram dan ukuran 40×40 cm serta tinggi 50 cm. Untuk mobil tarifnya Rp32.500 dengan berat maksimal 350 kilogram dan ukuran 175×100 dan tinggi 80 cm.

Baca Juga :
Aplikasi Bersatu Lawan Covid Dirilis, Deteksi Corona Kini Lebih Mudah

Mobil pikap Rp300.000 dengan berat maksimal 800 kilogram dengan ukuran 210×150 cm dengan tinggi 120 cm.

“Selama pengantaran barang, kurir tetap akan menerima orderan masuk ketika berada dalam radius 5 kilometer terdekat dengan pengirim barang,” jelasnya.

Tampilan aplikasi Get Move dari layar gawai.

Sebagai aplikasi kurir yang baru lahir, Algi mengaku tantangan terberat dalam pengembangan Get Move adalah mendapat kepercayaan dari masyarkat luas. Karena selama ini masyarakat terbiasa menggunakan aplikasi yang sudah ada.

Namun demikian, tantangan itu pula lah yang membakar semangatnya.

“Targetnya tahun ini dapat membuka cabang di 5 kota di Sumatera. Apabila ada investor yang tertarik ingin bergabung membesarkan Get Move, kami dengan senang hati akan menjelaskan peluang bisnis ini ke depannya,” pungkas Algi.

*****

Penulis: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin