Home Kepulauan Riau

Dzikir Akbar, Isdianto: Perkuat Tekad untuk Semakin Hebat

13
Dzikir Akbar
Isdianto menghadiri dzikir akbar di Masjid Kelana Jaya, Bengkong Sadai, Kota Batam, Selasa (14/1/20). (F: Humas Pemprov Kepri)

Barakata.id, Batam – Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H Isdianto menghadiri dzikir akbar di Masjid Kelana Jaya, Bengkong Sadai, Kota Batam, Selasa (14/1/20). Ia mengatakan, dalam menjalani kehidupan, tak sedikit kekurangan yang ditemukan. Berbagai kekurangan itu hendaknya menjadi motivasi agar perjalanan hidup menjadi lebih baik dan semakin baik.

“Tahun ini kita harus bertekad agar kehidupaan kita ke depan semakin lebih baik lagi, dan bermanfaat bukan hanya bagi pribadi namun juga orang lain. Ayo kita makin menjadi pribadi yang sukses, hebat dan berjaya lagi,” kata Isdianto.

Terutama dalam habluminallah dan habluminannas. Karena itu, Isdianto mengajak masyarakat untuk senantiasa berdzikir kepada Allah. Karena dengan selalu mengingat Allah, hati menjadi tenang.

Baca Juga :
Pemprov-Kejati Sepakat Bikin Nyaman Iklim Investasi Kepri

Dzikir Akbar bersama Abuya Sheh H Amran Wali Al-Khalidy mengangkat tema “Mendekatkan Diri Kepada Allah Dengan Berdzikir Untuk Mewarisi Semangat Keluhuran Wali-Wali Allah di Bumi Melayu”.

“Dzikir yang selalu dan senantiasa kita ucapkan, juga bentuk lain dari syukur kita. Karena lisan kita sudah semestinya senantiasa mengingat kebesaran Allah yang telah semuanya kepada kita,” kata Isdianto.

Menurut Isdianto, semaraknya kegiatan keagamaan belakangan ini di bumi Melayu, bagian dari kesadaran masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sekaligus bentuk wujud syukur masyarakat Kepri kepada-Nya.

Ia juga mengajak seluruh umat muslim di Kepri agar selalu memakmurkan masjid-masjid. Memakmurkan masjid artinya, bukan hanya sekadar datang ke masjid untuk melaksanakan ibadah salat lima waktu.

Isdianto mengatakan, masjid harus pula bisa dijadikan sebagai gudang ilmu. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat terutama pengurus masjid agar rajin melaksanakan kegiatan kajian agama.

“Biasanya, selepas salat isya atau subuh, itu sangat bagus. Atau sore juga bisa bada ashar. Dengan banyak mengkaji ilmu agama, Insya Allah, kita akan semakin dekat dengan Tuhan,” katanya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin