Home Warta Nusantara

Penumpang Lion Air Bisa Nonton Film Saat Terbang, Simak Caranya

57
Contoh jenis film yang bisa ditonton lewat gadget masing-masing dengan saat terbang bersama Lion Air Group. (F: Istimewa)

Barakata.id- Penumpang Lion Air Group kini bisa nonton film saat terbang. Film-film itu bisa dinikmati dari semua gadget yang dimiliki penumpang. Mulai dari ponsel pintar, tablet, maupun laptop. Layanan tersebut dapat dinikmati dengan gratis, tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, hiburan dengan gadget masing-masing ini merupakan salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Sebab penumpang dapat duduk tenang di kursi masing-masing sambil menikmati hiburan yang disajikan.

“Penumpang dapat menonton dengan gratis berbagai macam genre film mulai dari Indonesia, Hollywood sampai Film Korea,” kata Danang, Kamis (9/7/20) melalui pers rilisnya.

Lion Air Group Entertainment ini merupakan kolaborasi bisnis bersama PT Dua Surya Dinamika (AirFi Indonesia) selaku perusahaan penyedia wireless inflight entertainment (W-IFE).

Baca Juga:
Lion Air Group Pekerjakan 2.600 Karyawan yang Diberhentikan

Untuk bisa mengakses layanan nonon ini, setiap penumpang dapat mengikuti beberapa langkah. Pertama, mengubah pengaturan ponsel ke mode pesawat. Kedua, ubah dalam wifi connection pada ponsel dan pilih ‘Batik Entertainment’ di Batik Air atau ‘Lion Entertainment’ di Lion Air dan Wings Air.

“Setelah berhasil penumpang langsung dapat menikmati inflight entertainment Lion Air Group,” kata Danang.

Mengingat saat menonton diperlukan baterai yang banyak, Danang menyarankan agar penumpang dapat mengisi penuh daya baterai pada gadget sebelum keberangkatan.

“Untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan, penumpang wajib mematikan ponsel dan koneksi internet saat di dalam pesawat, lepas landas dan mendarat serta saat pesawat dalam posisi di landasan parkir,” ujar Danang.

Selain itu penumpang yang membawa produk MacBookPro (Retina 15 inchi) produksi 2015 yang dipasarkan periode September-Februari 2017 tak diperbolehkan masuk ke bagasi dan kargo.

Jika dibawa masuk ke kabin, penumpang yang membawa barang tersebut harus mematikanya selama penerbangan. Termasuk tak dalam keadaan sleep mode. Selain itu selama terbang juga tak boleh mengisi ulang baterai.

Baca Juga:
Lion Air Group Beri Layanan Rapid Test, Hanya Rp 95.000

Kebijakan tersebut berdasarkan aturan yang dirilis oleh Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA), Federal Aviation Administration (FAA) atau Federasi Penerbangan Federal AS, European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) mengenai larangan membawa MacBook Pro (Retina 15-Inch).

“Larangan itu disebabkan temuan pada baterai laptop tersebut berpotensi menimbulkan gangguan terhadap faktor keselamatan perjalanan udara,” tutur Danang.

Selain itu, Lion Air Group juga memberlakukan pelarangan membawa dan menggunakan powerbank selama di pesawat. Sebelum keberangkatan penumpang wajib melapor ke petugas terkait kapasitas powerbank yang dibawa.

“Sesuai aturan, powerbank berkapasitas daya maksimum 100 Wh atau 20.000 mAh hanya boleh dibawa ke kabin dan dilarang masuk dalam bagasi tercatat atau terdaftar,” ujar Danang.

Untuk powerbank berkapasitas 100-160 Wh atau 20.000-32.000 mAh harus ada persetujuan dari Lion Air Group. Sedangkan kapasitas lebih dari 160 Wh dilarang masuk ke dalam pesawat.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin