Home Warta Nusantara

Lion Air Group Pekerjakan 2.600 Karyawan yang Diberhentikan

47
Ilustrasi. Lion AIr Group kembali mempekerjakan 2.600 karyawan yang diberhentikan akibat pandemi karena tren operasional mulai meningkat. (F: Aviatren)

Barakata.id- Lion Air Group kembali merekrut 2.600 tenaga kerja yang diberhentikan beberapa waktu lalu. Hal itu dilakukan seiring dengan peningkatan operasional.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, tren perjalanan dan operasional layanan penerbangan Lion Air Group terus meningkat.

“Tren tersebut terus tumbuh dan diprediksi mendekati normal. Diharapkan akhir tahun ini atau awal tahun depan semuanya kembali normal,” kata Danang melalui rilis tertulisnya, Kamis (9/7/20).

Baca Juga:
Terdampak Pandemi, Lion Air Group Kurangi Karyawan

Penilaian itu disebutkan Danang berdasarkan beberapa hal. Diantaranya laju pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat dari bulan ke bulan. Kemudian sudah terjadi pergerakan perekonomian menuju arah yang lebih baik. Selain itu persyaratan dokumen perjalanan bagi penumpang juga semakin mudah.

“Harga uji kesehatan semakin terjangkau, terutama metode rapid test. Aksesnya juga semakin mudah dan tersedia di beberapa titik lokasi,” kata Danang.

Lion Air Group pun mempersiapkan semua armada. Mulai dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 hingga ATR 72-600. Seluruh armada itu akan dioperasikan menurut kebutuhan.

Baca Juga:
Lion Air Group Beri Layanan Rapid Test, Hanya Rp 95.000

Layanan penerbangan berjadwal dari dan menuju kota-kota besar hingga setingkat kecamatan atau kabupaten pun telah kembali normal.

“Pelaksanaan penerbangan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sehingga setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan dan tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,” kata Danang.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin