Home Gaya Tekno

Pengguna Gratis Zoom Bakal Dapat Fitur Keamanan

44
Zoom akan menyematkan fitur keamanan pada platform telekonfrensi ini mulai Juli mendatang. Pengguna premium maupun gratisan dapat mengakses fitur tersebut. (F : siliconcanals.com)

Barakata.id – Melalui blog resminya, CEO Zoom, Eric S Yuan mengatakan bahwa fitur keamanan akan diberikan kepada semua pelanggan. Termasuk pengguna Zoom gratis.

“Enkripsi end-to-end ini menjadi fitur tambahan yang kami tawarkan untuk semua pengguna Zoom di seluruh dunia baik yang gratis maupun berbayar,” kata Yuan.

Dilansir dari Pocket Now, awalnya fitur kemanan itu hanya akan dihadirkan untuk mengguna berbayar. Pihak Zoom membeberkan alasan dibalik kebijakan tersebut. Yuan mengatakan kebijakan itu didasari dengan keinginan Zoom untuk bekerja sama dengan pihak penegak hukum. Namun kemudian Zoom mendapat protes dari para pengguna.

Baca Juga :
Telegram Akan Luncurkan Fitur Video Call Grup

Para pengguna Zoom mengkritisi kebijakan tersebut dan menggangap Zoom pilih kasih. Konsultan keamananan Zoom, Alex Stamos mengatakan saat ini Zoom kesulitan menyeimbangkan cara untuk meningkatkan privasi sekaligus mengurangi penyalahgunaan produknya.

Beberapa waktu lalu penyalahgunaan yang terjadi itu diantaranya konten eksploitasi anak dan ujaran kebencian. Bahkan platform telekonfrensi ini sempat menjadi bulan-bulanan karena dianggap tidak aman. Banyak laporan pengguna mengalami penyusupan di tengah-tengah telekonfrensi. Penyusup itu lalu menyebarkan konten tidak pantas.

Stamos sempat menyebut sebagian besar pelanggaran tersebut berasal dari pengguna layanan gratis dengan identitas palsu. Maka kebijakan awal terkait fitur keamanan diberikan kepada pengguna premium diharapkan akan mengurangi bahaya.

Langkah Zoom menghadirkan fitur keamanan hanya bagi pengguna premium dinilai dapat meminimalisir pengguna gratis yang memakainya untuk iseng dan melanggar hukum.

Baca Juga :
Head Quiz, Fitur Baru Instagram yang Bikin Harimu Lebih Seru

Namun ternyata pihak Zoom berubah pikiran dan akan menguji cobakan fitur keamanan untuk semua pengguna awal Juli mendatang.

Fitur keamanan enskripsi end-to-end ini tidak otomatis, melainkan harus diaktifkan secara manual. Pengguna yang bertindak sebagai host dalam konfrensi video dapat memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur keamanan tersebut pada saat rapat dilakukan. Enkripsi end-to-end akan membatasi sejumlah fitur dan fungsi saat konfrensi video berlangsung.

Untuk memastikan fitur kemanan ini tidak disalahgunakan, Zoom akan mewajibkan pengguna untuk melakukan verifikasi identitas. Salah satunya dengan menggunakan nomor ponsel. Lewat enkripsi end-to-end ini, Zoom mengklaim privasi pengguna akan semakin terjaga ketika melakukan konfrensi video.

****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin