Home Kepulauan Riau Batam

Pemko Batam Perpanjang Belajar di Rumah Sampai 13 Juli 2020

2948
Wali Kota Batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Barakata.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memutuskan untuk memperpanjang kegiatan belajar mengajar di rumah hingga 13 Juli 2020 mendatang. Keputusan tersebut diambil berdasarkan masukan dari kepala sekolah TK, SD dan SMP, baik sekolah negeri ataupun swasta.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar pihaknya untuk mengambil kebijakan tersebut. Selain masukan dari kepala sekolah, juga dikarenakan corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam belum berakhir.

“Besok Pak Hendri (Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam) akan menyampaikan ke Pemerintah Provinsi (Kepri) bahwa ujian sekolah siswa 15-20 Juni 2020 tetap dilaksanakan di rumah. Masuk kembali 13 Juli 2020,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (28/5/20).

Baca Juga :
20 Pasar Sementara di Sagulung Batam Ditutup hingga 15 Juni

Rudi mengatakan, siswa saat ini hanya tinggal melakukan ujian sekolah, setelah itu kembali libur semester. Atas pertimbangan itu juga pihaknya memutuskan untuk memperpanjang kegiatan belajar mengajar hingga 13 Juli 2020 mendatang.

“Kalau diputuskan masuk 2 Juni 2020, anak-anak ini hanya masuk seminggu. Setelah itu libur semester lagi, jadi tanggung,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Rudi juga berpesan kepada kepala sekolah bahwa pada 13 Juli 2020 itu, masa pandemi Covid-19 belum tentu berakhir.

Belajar di Rumah
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memimpin pertemuan dengan para kepala sekolah se-Batam membahas perpanjangan belajar di rumah, Kamis (28/5/29). (F: dok. Diskominfo Batam)

Karena itu, untuk kepala sekolah dan guru diwajibkan untuk mulai masuk kembali 2 Juni 2020 mendatang guna mempersiapkan protokol kesehatan saat anak-anak kembali sekolah Juli mendatang.

“Bapak ibu (kepala sekolah) harus memikirkan apa yang harus dilakukan ditanggal 13 Juli 2020. Karena prediksi saya Covid-19 belum berakhir. Maka mulai dari hari ini harus diperhatikan,” katanya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menambahkan, anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terpapar virus corona karena senang bermain tanpa memperhatikan protokol kesehatan.

Wali Kota Batam
Pertemuan antara Pemko Batam dengan kepala sekolah se-Batam di Dataran Engku Putri, Kamis (28/5/20). (F: dok. Diskominfo Batam)

Tapi karena imunitas tubuhnya kuat, sehingga sering tanpa ada gejala atau masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) jika positif Covid-19.

Baca Juga :
Pariwisata Batam Siap Bangkit di Era New Normal

Amsakar mengatakan, tujuan mengumpulkan para kepala sekolah tidak lain adalah untuk meminta masukan terkait jadwal masuknya kembali siswa.

Hasil masukan para kepala tersebut sebagian mengusulkan agar diperpanjang hingga tahun ajaran baru 13 Juli 2020 mendatang.

“Tadi yang mengusulkan kan tetap 2 Juni karena anak-anak sudah jenuh di rumah. Tapi mayoritas meminta agar diperpanjang, karena itu kami sepakat untuk diperpanjang,” pungkas Amsakar.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin