Pasangan Bugil Terekam Google Maps Pelukan di Tepi Jalan

159
Pasangan bugil yang tertangkap kamera Google Maps di tepi jalan di Taiwan. (F: Google)

Barakata.id, Taiwan – Kamera Google Maps merekam gambar satu pasangan bugil di sebuah jalan di Taiwan. Pasangan itu terekam sedang berdiri di depan mobil yang terparkir di pinggir jalan Shantian, Thaicung, Taiwan.

Meski di tempat terbuka, tidak ada upaya pasangan itu untuk menutupi ketelanjangan mereka. Demikian dilaporkan The Sun yang dikutip Minggu (6/10/19).

Baca Juga : Viral, Video Cewek Manado Bugil Minta Dibelikan Baju

Dalam tangkapan kamera Google Maps itu, tulis The Sun, terlihat seorang lelaki tanpa busana dengan tangan memeluk seorang wanita yang juga telanjang. Pasangan itu lantas bersandar di mobil.

Selanjutnya, pasangan itu tampak bergerak menuju jalan pegunungan. Laporan The Sun ini sontak membuat heboh.

Lokasi tempat tertangkapnya pasangan bugil itu langsung menjadi incaran banyak orang. Media sosial di Taiwan pun ramai membahas peristiwa tersebut.

Tak hanya itu, kawasan jalanan itu juga dibanjiri dengan ulasan bintang lima sebelum bos Google mendapat angin dari snap X-rated.

Tidak jelas kapan foto itu diambil, karena Google Maps telah menjelajahinya selama bertahun-tahun.

Seorang pengguna media sosial yang melihat foto nakal tersebut mengatakan, “Saya membuka Google untuk melihat hewan-hewan, namun tiba-tiba menemukan pemandangan seperti ini!”

“Google Maps adalah penemuan terbesar yang pernah ada, ini lebih besar dari Tuhan,” lanjutnya, seperti dikutip dari Liputan6.

Penduduk setempat kemudian melakukan rencana untuk turun ke pinggir jalan untuk melakukan beberapa tindakan yang tidak biasa juga.

Salah satunya mengatakan, “Saya tidak pernah berpikir untuk pergi ke sana, tetapi saya sekarang ingin. Itu pasti tampak seperti daerah yang ramai.

Baca Juga : Viral, Video Bugil Siswa SMK di Batam Rayakan Ultah

Tak hanya itu, sepasang kekasih juga menanggapinya, dengan mengomentari, “Ayo kita mengemudi di sana sekarang. Sepertinya ada kejutan khusus yang menunggu.”

Sementara pihak Google merespons tindakan ini untuk lebih memerhatikan kembali kebijakan konten yang ada.

“Pengguna dapat merujuk pada instruksi kebijakan konten Google untuk memahami konten apa yang dilarang dan dibatasi, seperti tidak mengizinkan pornografi, konten yang eksplisit atau seksual.” ungkap pihak Google

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini