Home Gaya

Dua Kali Operasi Plastik, Katie Price pun Menyesal

55
Katie Price

Setelah menjalani dua kali operasi plastik di Turki, beberapa waktu lalu, Katie Price kini menyesal. Bintang reality show ternama itu sering merasa sakit, dan kesulitan untuk duduk.

Katie Price mengikuti program operasi bokong yang disebut dengan Brazilian bum lift dan operasi kantong mata di waktu bersamaan. Atas rekomendasi sahabatnya, dia memilih dokter Turki untuk melakukan operasi plastik tersebut.

Sayangnya, prosedur terkait dikabarkan tidak berjalan sebagaimana mestinya, khususnya operasi bokong. Pascaoperasi, Katie merasa sangat kesakitan, sampai meminta obat penahan sakit tambahan dari dokternya.

Model ini pun mengaku menyesal telah melakukan operasi plastik, bahkan sampai dua kali. Sang sahabat pun bercerita tentang kondisi Katie yang menyedihkan.

“Katie memiliki waktu yang sangat buruk. Dia tidak bisa duduk dengan biasa dan selalu membawa bantal untuk bokong dengannya setiap waktu. Dia tidak percaya betapa sakitnya itu,” ujar sahabat Katie, dikutip dari The Sun.

Bukan cuma soal rasa sakit dan kesulitan duduk, menurut sahabat yang tidak disebutkan identitasnya tersebut, wajah Katie Price juga disebut bengkak hingga sukar untuk dikenali lagi.

“Wajahnya bengkak, tubuhnya hampir tak bisa bergerak. Dia juga tak bisa mandi, hanya memakai tisu basah untuk membersihkan diri. Dia tidak bahagia sama sekali,” kata dia.

Katie Price

Bahaya Operasi Plastik

Sejak dulu, banyak perempuan mendambakan kecantikan dan kemolekan tubuh yang sempurna mirip bintang idolanya. Para perempuan itu sampai nekat melakukan operasi untuk mendapatkan apa yang didambakannya tersebut.

Operasi plastik memang bukan hal baru di dunia kecantikan. Sejalan dengan kemajuan zaman dan teknologi di bidang ini, permintaan untuk operasi plastik dilaporkan meningkat setiap tahunnya.

Mengutip laporan American Society of Plastic Surgeons (ASPS), beberapa jenis tindakan operasi yang paling laku adalah pembesaran payudara, face lift, perbaikan hidung hingga sedot lemak. ASPS melaporkan, ada satu jenis operasi yang paling berbahaya bahkan nyawa taruhannya, yaitu operasi pembesaran bokong, sebagaimana yang dijalani Katie Price.

Dalam laporan itu disebutkan, operasi pembesaran bokong membahayakan nyawa karena prosesnya yang cukup sulit dan berisiko menimbulkan komplikasi.

AOL memberitakan, lebih dari 20.000 prosedur pembesaran bokong dilakukan dalam setahun. Perkirakan ASPS, 1 dari 3.000 pasien yang menjalani pembesaran bokong meninggal akibat komplikasi setelah operasi.

Hal ini berkaitan dengan proses operasi yang cukup sulit, yaitu dengan cara mengambil jaringan lemak dari bagian tubuh lain, kemudian disuntikkan kembali ke bagian bokong. Pinggul dan paha adalah 2 bagian yang paling sering diambil lemaknya.

Biasanya, pasien akan mengalami embolisme lemak ketika suplai darah terganggu akibat percikan lemak pada pembuluh darah. Keluhan yang terjadi pada situasi ini adalah kesulitan bernapas, linglung dan kulit merah-merah.

Nah, situasi akan jadi semakin sulit jika pasien tidak cepat ditangani dan terjadi komplikasi, dampak terburuknya adalah meregang nyawa.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin