Home Kepulauan Riau Batam

Dua Hari Razia, Polisi Temukan Ribuan Pelanggaran

33
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto.
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto. F Humas Polda Kepri.

Barakata.id, Batam – Ditlantas Polda Kepri menemukan ribuan pelanggaran di Kepri, sehari pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2022. 

Di Operasi Zebra Seligi tahun ini cukup unik. Biasanya pelanggaran didominasi kendaraan roda dua. Tapi, di hari pertama dan kedua Operasi Zebra Seligi, pelanggaran didominasi pengendara roda empat (mobil). 

“Data kami menunjukan 1.030 pengendara roda empat melakukan pelanggaran. Roda dua itu sebanyak 367 pelanggaran,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, Rabu (5/10/2022).

Baca juga : Sasaran Razia Polisi di Kepri

Sementara itu dari data ETLE statis, Ditlantas Polda Kepri menemukan 1.397 pelanggaran

Pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat didominasi tidak menggunakan safety belt, berkendara menggunakan ponsel dan tidak memakai helm.

“Pelanggaran yang dilakukan masyarakat ini dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas, dan meningkatkan fatalitas saat kecelakaan,” ungkap Tri. 

Ia mengatakan jajaran Ditlantas Polda Kepri selalu mengingatkan masyarakat, agar memakai helm, menggunakan safety belt dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara. 

Baca juga : Jadwal Razia Kendaraan di Batam

“Kami tak pernah bosan-bosannya mengingatkan masyarakat. Semuanya demi keamanan masyarakat berkendara di jalan,” ujar Tri. 

Oleh sebab itu, demi keselamatan diri sendiri. Tri meminta masyarakat mematuhi aturan lalu lintas. 

“Jangan mengemudi dalam keadaan mabuk, pengemudi harus cukup umur dan ingat batas jumlah penumpang, baik kendaraan roda dua maupun empat,” ucapnya. 

Dapatkan update berita setiap hari di Barakata.id. Yok! bergabung di Grup Telegram "KATA BARAKATA", caranya klik link https://t.me/SAHABATKATA, kemudian join. Juga ikuti Barakata.id di Google Berita. Lihat selengkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin