Bukit Daeng, Bimbar dan Tewasnya Calon Pengantin

4070
0
DPRD Batam
Bukit Daeng
Kawasan Bukit Daeng, Batam. (F: photobucket @rizal_rasnu)

Selama ini, kawasan Bukit Daeng memang dikenal cukup ‘angker’. Sudah sering terjadi kecelakaan di tempat itu. Jalanan di dua sisinya menanjak dan menurun cukup tajam, karena memang wilayahnya adalah perbukitan.

Di jam-jam sibuk, pada pagi dan sore hari, jalanan Bukit Daeng kerap macet oleh ramainya kendaraan warga yang berangkat ataupun pulang bekerja.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Jalanan Bukit Daeng merupakan jalan penghubung utama antara Kecamatan Batuaji dan Sagulung dengan Kawasan Industri Batamindo hingga ke Batam Centre dan Nagoya.

Tak heran jika setiap harinya, ada ribuan kendaraan yang lalu-lalang melintasi kawasan tersebut.

Baca Juga :
Urai Kemacetan, Jalan Tiga Simpang di Batuaji Akan Diperlebar

Kawasan jalanan Bukit Daeng, yang merupakan bagian dari jalur Jalan Letjend Suprapto, punya pemandangan yang cukup menawan. Sebelum tanjakan atau setelah turunan Bukit Daeng, di kedua sisi jalan terdapat waduk yang merupakan salah satu sumber air bersih di Batam.

Waduk itu dikelilingi kawasan hutan yang masih cukup lebat yang membuat pemandangan di wilayah tersebut tampak indah, dan segar dipandang mata. Jika malam hari, penerangan lampu jalan yang berderet rapi menghadirkan kesan eksotik.

Banyak pendatang dari Pulau Jawa dan Sumatera yang terkagum-kagum saat melintasi kawasan itu di malam hari.

“Seperti sedang menempuh perjalanan luar kota yang jauh, tapi mengasyikkan,” kata seorang kawan yang baru datang dari Surabaya.

Baca Juga :
Jalan Simpang Barelang Akan Dilebarkan, Bagaimana Nasib Pedagang?

Apalagi kondisi aspal jalan yang mulus dan terawat baik, membuat roda-roda kendaraan bisa melaju mulus dengan kecepatan maksimal.

Di balik pesona Bukit Daeng, wilayah itu tercatat sebagai salah satu titik paling rawan terjadi kecelakaan di Batam. Sudah ada puluhan kali lakalantas terjadi di sana.

Korban berjatuhan, mulai dari luka ringan, parah sampai meninggal dunia. Pernah, beberapa tahun silam, ada kendaraan angkutan umum yang sampai menembus pagar pembatas dan nyemplung ke waduk.

Banyak orang yang kemudian mengaitkan seringnya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut dengan hal-hal mistis. Cerita-cerita tentang Bukit Daeng yang angker pun bukan sekali dua kali dibicarakan. Tentu saja, tidak ada bukti tentang hal ini.

Selanjutnya, 70 kecelakaan di Jalan Suprapto