Home Kepulauan Riau Batam

BP Batam Raih Opini WTP Keenam Kalinya

17
BP Batam
Ketua BPK RI, Isma Yatun menyerahkan opini WTP untuk BP Batam kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi di Auditorium BPK RI, Jakarta Pusat, Senin (27/6/22) sore. (F: barakata.id/ist)
artikel perempuan

Barakata.id, Batam Badan Pengusahaan (BP) Batam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keenam kalinya. Opini WTP ini diberikan atas Laporan Keuangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dan Laporan Keuangan Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran Bendahara Umum Negara (UAKPA BUN) BP Batam Tahun 2021.

Sebelumnya, BP Batam telah mempertahankan opini WTP selama lima kali berturut-turut sejak tahun 2017. Opini WTP yang keenam diserahkan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Isma Yatun dan diterima oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi di Auditorium BPK RI, Jakarta Pusat, Senin (27/6/22) sore.

Selain BP Batam, opini WTP juga diserahkan kepada sejumlah Kementerian dan Lembaga serta Badan lainnya, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dan Badan Pelaksana—Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BP-BPWS).

BACA JUGA : Selamat, BP Batam Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengajak seluruh pegawai di lingkungan lembaga otonomi tersebut untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Karena hanya dengan kerja keras kita semua, opini WTP atas laporan keuangan dapat kita raih,” kata dia.

Sementara Isma Yatun dalam sambutannya mengatakan, pemeriksaan pada laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini peringkat kewajaran pada penyajian laporan keuangan. Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang diberikan dalam laporan keuangan.

Opini tersebut terbentuk apabila instansi memenuhi empat kriteria, yaitu kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan atas perundang-undangan, dan efektivitas pengendalian intern.

“Entitas harus meningkatkan pengendalian dan melakukan langkah-langkah perbaikan yang sistematis. Sinergi yang baik antar instansi juga perlu ditingkatkan untuk laporan keuangan yang lebih baik,” ujarnya. (rud)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari bergabung di Grup Telegram "KATA BARAKATA", caranya klik link https://t.me/SAHABATKATA kemudian join.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin