Home Kepulauan Riau Batam

Agar Program Terlaksana, Marlin Lakukan Analisis Perencanaan Strategis

57
Paslon nomor urut 03, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina (F: barakata.id/ist)

Barakata.id- Memimpin yang baik tak hanya pandai bikin konsep, namun juga harus piawai menerapkannya. Itulah pentingnya perencanaan dan pengalaman.

Pengalaman Marlin Agustina memimpin beberapa organisasi seperti TP PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan banyak lagi lainnya, membuatnya fasih menjabarkan sebuah ide, juga paham cara merealisasikannya.

Baca Juga:
Gaya Busana Marlin, Upaya Mempromosikan Perajin dan Desainer Batam

“Agar rasional mudah dikerjakan, biasanya program atau konsep yang saya bikin selalu berbasis analisis SWOT,” jelas Marlin.

SWOT yang dimaksud Marlin merupakan akronim dari kata: strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman).

Analisis SWOT adalah metode analisis perencanaan strategis yang biasa digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi, baik lingkungan eksternal dan internal utntuk suatu tujuan tertentu.

Wilayah kerja inilah yang membuat Marlin sudah biasa memimpin rapat dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam.

Dinas yang kerap menjadi rekanan Marlin pun beragam, mulai Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan lain-lain.

Bahkan tak jarang Marlin berkoordinasi atau rapat dengan beberapa kepala bagian di Sekretariat Daerah Pemko Batam.

Padahal dalam organisasi yang dipimpinnya, Marlin adalah seorang eksekutif yang memiliki wewenang tertinggi. Bukan kolektif kolegial, di mana suatu keputusan harus disetujui bersama unsur pimpinan lainnya.

“Kalau ada koordinasi maka semua program tak akan sulit diwujudkan. Selain itu musyawarah bagian dari demokrasi,” jelasnya.

Marlin sadar memimpin itu tak mudah, sebab harus punya kemampuan eksekusi atau pandai mengambil keputusan yang tepat.

Baca Juga:
Marlin: Merendahkan Orang Lain Tak Menjamin Diri Lebih Tinggi

“Maka itu saya tak hanya fokus ke dalam (internal) dengan menyatukan tim, tapi juga harus merangkul di luar,” jelasnya.

Hasilnya, banyak program Marlin yang tak hanya sekadar konsep kosong. Namun sudah mengejawantah yang hasilnya sudah banyak dirasakan masyarakat. Misalnya seperti pengembangan industri kecil menengah dan seterusnya.

Dengan jam terbang yang luar biasa lama mengelola organisasi tersebut, menjadi bekal Marlin jika nanti terpilih menjadi wakil gubernur, mendampingi calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 3, Ansar Ahmad.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin