Home Kepulauan Riau Batam 75% Pekerja Industri di Batam Sudah Divaksin Covid-19

75% Pekerja Industri di Batam Sudah Divaksin Covid-19

15
Industri Batam
Kepala BP Batam, M Rudi meninjau kegiatan vaksinasi bagi pekerja industri di Batam, baru-baru ini. (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Sekitar 75% pekerja industri di Kota Batam sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama. Persentase itu memberi harapan bahwa Batam masih tetap mendapatkan kepercayaan dari investor untuk menanamkan modalnya.

Koordinator Wilayah Batam dan Karimun Himpunan Kawasan Industri (HKI) Provinsi Kepri, Tjaw Hioeng mengatakan, selama pandemi, semua perusahaan yang berada di kawasan industri di Batam wajib menerapkan protokol kesehatan ketat selama menjalankan operasionalnya. Program vaksinasi bagi pekerja juga terus digesa.

Tjaw Hioeng mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pimpinan daerah di Kepri dan Batam yang telah memperjuangkan vaksinasi bagi pekerja. Ia menegaskan bahwa HKI mendukung penuh program vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA : Kepala BP Batam: Vaksinasi Pekerja Industri Jaga Kepercayaan Investor

Bersama Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Kesehatan, HKI selalu memantau pelaksanaan protokol kesehatan di setiap perusahaan, termasuk menggalakkan vaksinasi bagi pekerja.

‚ÄúSampai saat ini sudah sekitar 75 persen dari pekerja industri telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Walaupun kadang-kadang agak sulit menjadwalkan kegiatan ini karena perusahaan sedang kebanjiran order akibat lockdown di beberapa negara pesaing kita, tapi semua berjalan baik dan lancar,” katanya di Batam, Jumat (16/7/21).

Industri Batam Bertahan di Masa Pandemi

Tjaw Hioeng mengatakan, HKI tetap optimistis dan berharap ke depan industri di Batam dan Kepri terus bertahan dan berjalan di masa pandemi. Harapan ini cukup berdasar melihat data BPS, ekspor dari Kepri maupun Batam cukup bagus dan signifikan, bahkan dalam kurun waktu 5 tahun ke belakang.

“Ini menggambarkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini justru ekspor kita naik,” katanya.

Kepri pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 32.06% dari periode yang sama di tahun 2020. Dan Batam periode pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 18% dari periode sebelumnya.

Menurut dia, hal tersebut disebabkan banyak negara yang melakukan lockdown sehingga orderan dari sister company mereka di negara-negara tersebut dialihkan ke Batam.

“Kita juga berterima kasih kepada BP Batam yang terus memantau perusahaan-perusahaan industri agar tetap menjalankan Prokes yang ketat di masa pandemi ini,” pungkas Tjaw Hioeng.

BACA JUGA : Tinjau Vaksinasi di PT Volex, Ini Pesan Rudi kepada Pekerja

Terpisah, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi pekerja industri di Batam untuk menjaga kepercayaan investor. Karena itu, pemerintah terus menggencarkan vaksinasi massal bagi pekerja di kawasan-kawasan industri

“Kegiatan vaksinasi ini khususnya bagi para pekerja industri adalah bagian dari usaha untuk mendapatkan herd immunity. Selain itu, vaksinasi juga demi menjaga agar para investor lebih percaya diri untuk melaksanakan perencanaan realisasi investasi,” kata Rudi.

Ia mengatakan, pandemi Covid-19 telah membawa perubahan besar terhadap kelangsungan kegiatan perekonomian di Batam, termasuk juga bagi aktivitas perindustrian. Penerapan protokol kesehatan menjadi sesuatu yang wajib dilakukan dalam semua aktivitas.

Menurut dia, vaksinasi bagi para pekerja industri terus digesa untuk menopang operasional industri dapat berjalan maksimal. Rudi berharap program vaksinasi yang dilakukan secara masif sejak beberapa bulan terakhir akan mendukung kepercayaan investor untuk menanamkan modal dan menjamin proses produksi di industri Batam.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement
SebelumnyaIsu PPKM Darurat di Perpanjang itu Hoaks. Begini Penjelasan Kapolresta Blitar
SelanjutnyaInnalilahi, 28 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia