Beranda Kepulauan Riau Batam

210 Rumah di Piayu Laut Batam Dipasang Listrik Gratis dari Dana CSR

53
0
Piayu Laut Batam
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meresmikan program pemasangan listrik baru gratis di Piayu Laut, Batam, Senin (11/12/23). (F: barakata.id/ist)
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Gubernur Kepulauan Riau (Kepribadian), Ansar Ahmad meresmikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis yang bersumber dari dana Corporate Social Resposibility (CSR) Badan Usaha Sektor Ketenagalistrikan di Tanjung Piayu Laut, Batam, Senin (11/12/23). Total rumah tangga yang menerima bantuan ini mencapai 210 rumah.

BPBL dari dana CSR ini tak hanya menyasar masyarakat Kota Batam, tapi juga Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Adapun daftar perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam BPBL ini diantaranya PT PLN Batam sebanyak 100 rumah, PT Mitra Energi Batam dan PT Dalleenergi Batam 20 rumah, dan PT Energi Listrik Batam dengan bantuan 20 rumah.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Kemudian PT Tunas Energi Batam dengan bantuan 20 rumah, PT TJK Power Batam 20 rumah, PT Bintan Resort Cakrawala dengan jumlah bantuan 15 rumah, dan PT Bintan Inti Industrial Estate dengan jumlah bantuan 15 rumah.

BACA JUGA : Program Kepri Terang Targetkan 15 Desa Dialiri Listrik

BPBL gratis ini merupakan bagian dari program Kepri Terang yang digagas Gubernur Kepri sejak awal menjabat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan kesejahteraan masyarakat di Kepri, khususnya di daerah kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Kita doakan perusahaan ini lebih maju kedepan berkembang bisa menjadi andalan kita provinsi kepri dan semoga kedepan memberikan kontribusi CSRnya lebih banyak lagi,” ujar Ansar.

Ia mengatakan, selama tiga tahun ini, Pemprov Kepri telah membantu menyambungkan listrik secara gratis untuk masyarakat Kepri dengan total mencapai 11.200 rumah tangga. Prioritas terbanyak adalah di daerah kawasan 3T, di antaranya Natuna, Anambas, dan Lingga.

“Kontribusi yang besar ini kita selesaikan melalui anggaran APBD Kepri, APBN, CSR, dan perusahaan lainnya. Mudah-mudahan kita bisa mengejar target capaian elektrifikasi yang sudah mencapai 97 persen. Kita hanya mendorong untuk waktu hidupnya yang masih 12 jam bisa menjadi 24 jam. Kita akan teruskan program ini dan mudah-mudahan PLN terus bersama kita mendukung hal ini,” tutur Ansar.

Ia berharap, melalui peresmian dan penyalaan pertama program BPBL tahun 2023 ini dapat meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) dalam rumah tangga, meningkatkan aktivitas belajar bagi anak-anak di malam hari, dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. (ca)