Home Nusantara Wali Kota Blitar Launching Program PDT KOTAKU

Wali Kota Blitar Launching Program PDT KOTAKU

Launching Program PDT KOTAKU
Wali Kota Blitar Santoso memakaikan topi dan rompi kepada warga penerima manfaat.(foto: achmad/barakata.id).
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.Id, Blitar (Jatim) – Wali Kota Blitar, Santoso, melaunching kegiatan Padat Karya Tunai atau Cash For Work (CFW) dari program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang dilaksanakan di Kelurahan Kepanjenlor, pada Senin (26/4/2021).

Sementara program ini merupakan program dari Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Provinsi Jawa Timur (Jatim) guna mengangkat perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19, khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan karyawan yang di telah PHK.

Dalam sambutannya Santoso menyampaikan rasa syukurnya ditengah-tengah pandemi saat ini Pemkot Blitar masih dapat melaksanakan Program KOTAKU.

Dimana di tahun 2021 ini, sesuai Surat Keterangan Penetapan mendapat empat titik. Yakni di Kelurahan Kepanjenlor, Kepanjenkidul, Kauman dan Bendogerit.

“Alhamdulillah, Pemkot Blitar hari ini dapat melaunching program padat karya tunai dari PUPR Jatim untuk infrastruktur. Sehingga, masyarakat dapat manfaatnya dengan direkrut menjadi pekerja,” tuturnya.

Santoso menambahkan, bahwa program yang berlangsung dalam jangka waktu 60 hari ini masing-masing kelurahan menerima bantuan dana senilai kurang lebih Rp. 300 juta berdasarkan pada Keputusan Menteri PUPR No. 177/KPTS/M/2021.

“Program PKT ini juga merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bersifat produktif dengan pemanfaatan sumber daya lokal, sehingga masyarakat dapat tambahan penghasilan dari upah ia bekerja yang pembayaran di sesuaikan dengan upah minimum Kabupaten/kota,” tambahnya. (adv/hms).

Reporter : Achmad Zunaidi

SebelumnyaIni Kebiasaan Perempuan yang Dibenci Pria, Apa Saja?
SelanjutnyaPLN Batam Lanjutkan Pembangunan Jaringan SUTT 150 KV

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin