
Barakata.id, Batam – Jajaran Polda Kepri bertemu dengan Polisi Johor, Malaysia di Mapolda Kepri, Selasa (23/8), membahas mengenai penanganan PMI ilegal, penyelundupan narkoba, senjata, penanganan terorisme, perbatasan dan gangguan kamtibmas di dua daerah.
Namun, dari pertemuan ini, Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman sangat menyoroti mengenai PMI ilegal dan penyelundupan narkoba. Karena, dua jenis tindak pidana ini sering melibatkan kedua negara.
“Sehingga perlu ditingkatkan kerjasama,” kata Irjen Aris Budiman.
Baca juga : Penyelundupan PMI Ilegal Masih Saja Ada di Batam
Demi meningkatkan kerjasama dalam penanganan beberapa kasus tersebut. Polda Kepri dan Polis Johor Malaysia bertukar informasi. Kedua belah pihak juga berbagai pengalaman dan metode penyelidikan tindak pidana.
Informasi yang dibagikan Polda Kepri ke Polis Johor Malaysia yakni mengenai modus operandi terbaru, jaringan dan rute-rute baru digunakan.
Pada pertemuan itu, Aris meminta kepada Polisi Johor untuk menjaga keselamatan Warga Indonesia yang di Johor, Malaysia. Sebab, dari data Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, ada sebanyak 330ribu WNI di Johor, Malaysia
Baca juga : Penimbun Minyak Goreng, Siap-Siap Kapolda Kepri Akan Tindak Tegas
Pertukaran informasi dan permintaan dari Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman ini, disambut baik oleh Ketua Polisi Johor Cp Dato Kamarul Zaman. Ia memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia yang ada di Johor.
“Polis Johor akan bersikap adil dan profesional dalam menjalankan tugas,” pungkas Dato Kamarul Zaman.














![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)














