Home Kepulauan Riau Batam

Lawan Covid-19 dengan Kesadaran dan Disiplin

82
Wakil Wali Kota Batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengimbau pedagang dan pengunjung pasar di Tiban untuk mematuhi protokol kesehatan, Sabtu (31/5/20). (F: barakata.id/istimewa)

Barakata.id, Batam – Wabah virus corona (Covid-19) belum dapat dipastikan kapan akan hilang. Daripada menunggu itu, ada baiknya setiap orang membentengi diri dari serangan virus yang mengancam saluran pernapasan tersebut.

Pemerintah dan para ahli kesehatan sudah mengeluarkan imbauan dan anjuran perihal pelaksanaan protokol kesehatan. Protokol itu dianggap mampu mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh.

Apa saja isi protokol kesehatan itu? Di antaranya, diam (bekerja, belajar di rumah), menggunakan masker jika beraktivitas di luar, mencuci tangan menggunakan sabun dan membasuhnya dengan air mengalir.

Kemudian, membersihkan tangan dengan hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan lain sebagainya.

Baca Juga :
10 Jemaat Gereja di Batam Positif Covid-19

Sebelum virus ini merebak, pemerintah dan sejumlah instansi swasta maupun kelompok masyarakat juga gencar melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke tempat-tempat publik yang ramai didatangi orang, termasuk perkantoran, sekolah dan pemukiman warga.

Namun, meski usaha-usaha tersebut telah dilakukan, faktanya virus corona masih saja memakan korban, baik yang sakit maupun meninggal.

Di Kota Batam, misalnya. Penukaran virus corona semakin masif. Hingga hari ini, Minggu (31/5/20), tercatat ada 128 pasien positif Covid-19.

Pertumbuhan pasien positif di Batam tidak main-main. Dalam sepekan ini, ada puluhan warga yang dinyatakan terpapar virus corona. Beberapa di antaranya meninggal dunia.

Padahal, tanggal 15 Juni nanti Pemerintah Kota Batam akan menerapkan tatanan hidup normal baru atau New Normal. Artinya, aktivitas warga kembali dilonggarkan, kantor dan rumah ibadah serta pusat-pusat perbelanjaan yang selama ini ditutup atau dibatasi operasionalnya, mulai 15 Juni bakal dibiarkan bebas.

Untuk anak sekolah, pemerintah bersama para kepala sekolah di Batam sudah sepakat untuk kembali melaksanakan aktivitas belajar mengajar mulai 13 Juli 2020.

Apakah masyarakat Batam sudah siap menghadapi ancaman virus corona? Atau pasrah?

Wali Kota Batam
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi

Menurut Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sejak virus itu merebak, Pemko Batam langsung memperketat pemeriksaan suhu tubuh pendatang di pelabuhan internasional.

Pemko juga memobilisir tersedianya tempat cuci tangan, bukan hanya di ruang publik, melainkan juga banyak di kantor dan komplek perumahan warga.

Namun, menurut dia, partisipasi masyarakat dalam menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya sangatlah menentukan.

“Perang melawan Covid-19 akan berhasil jika kita semua memiliki kesadaran dan disiplin tinggi untuk patuh dengan protokol kesehatan,” katanya di Batam Centre, kemarin.

Memang di sana-sini masih ada masyarakat Batam yang melanggar, tetapi yang sadar jumlahnya juga semakin meningkat.

Selain kepedulian masyarakat, peran RT/RW juga besar menekan penularan Covid-19 di lingkungan masing-masing.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad pun sadar, soal kesadaran dan disiplin masyarakat untuk menaati protokol kesehatan belum sepenuhnya baik.

Karena itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam ini kerap memantau pelaksanaan pembatasan aktivitas masyarakat (PAM).

Sabtu (30/5/20) kemarin misalnya. Amsakar memantau ke sejumlah titik keramaian dengan tujuan melihat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dimulai dari pasar Tiban Center, pasar Binsen, pasar Ciptapuri, kemudian berakhir di Sun Bread Sei Harapan.

Di tempat-tempat itu, ia melihat masih ada beberapa warga yang tidak menggunakan masker, dan berkumpul tanpa menjaga jarak.

Amsakar Achmad
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengimbau masyarakat di Tiban untuk mematuhi protokol kesehatan, Sabtu (30/5/20). (F: barakata.id/istimewa)

Dengan pengeras suara, Amsakar pun mengimbau kepada para pengelola, pedagang, dan pembeli agar tetap menaati protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran virus.

“Sekali lagi saya meminta pada seluruh pengelola pasar ini, bantu diri sendiri, bantu pemerintah. Dengan demikian kita akan bisa membantu Batam cepat keluar dari wabah ini,” serunya.

Baca Juga :
Masih Banyak Warga Batam yang Tak Pakai Masker

Amsakar mengingatkan, setiap pasar, harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Di antaranya menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, jaga jarak dan mewajibkan pembeli ataupun pegawai mengenakan masker.

Ia mengajak masyarakat agar turut serta membantu dalam hal pengawasan. Apabila masyarakat melihat ada pengelola pasar yang tidak menaati protokol kesehatan, agar segera melapor kepada Tim Gugus Penganggulangan Covid-19 Kota Batam.

“Saya mengajak kepada seluruh warga Kota Batam untuk tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, agar New Normal berjalan dengan baik dan tidak terjadi kembali penyebaran Covid-19,” ajaknya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin