Tagihan air Batam yang melonjak itu memang membuat para pelanggan air bersih kaget dan uring-uringan. Sebagian dari pelanggan merasa berat untuk membayarnya.
Terhadap masalah besarnya tagihan air tersebut PT Moya menawarkan beberapa solusi. Salah satunya, usulan agar pelanggan bisa membayar dengan cara menyicil sampai tiga kali cicilan.
Meski demikian, Sutedi mengatakan, usulan PT Moya dikembalikan kepada BP Batam sebagai pihak yang punya wewenang penuh.
“Ini kan pendapatan BP Batam. Maka berapapun jumlahnya akan kami catat di pencatatan rekening. Kalau tagihannya melonjak mungkin bisa diberi cicilan jadi tak memberatkan pelanggan,” tuturnya.
Baca Juga:
Menanggapi hal itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavidwin Tambunan mengatakan para pelanggan yang mengalami kelonjakan harus diklarifikasi ke lapangan.
“Klarifikasinya harus case by case, lalu dikelompokkan. Yang protes bakal diklarifikasi detail. Kalau ternyata nggak mampu nanti kita lihat (diberi opsi cicil). Tapi kalau ternyata ya udah, lalu nggak protes ya udah,” kata Binsar.
Sebab, menurut Binsar dari beberapa yang sudah dicek ke lapangan memang lonjakan itu ada penyebabnya.
Ada yang ditinggal cuti mudik lalu krannya rusak dan airnya mengalir terus. Jadi menurut Binsar bukan berarti yang 303 pelanggan ini diberi opsi mencicil. Tapi harus dilihat kasusnya dulu seperti apa.
***
Penulis: Asrul R















![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)













