
RM juga mengaku saat kejadian, rem mobil yang dibawanya tiba-tiba blong.
“Remnya blong,” ujarnya saat ditanya penyidik.
Akibatnya, ia tak kuasa mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya menyeruduk sepeda motor yang dibawa Sri dan adiknya.
Apakah ia sopir tembak? Dengan tegas RM membantahnya.
“Saya sopir satu, bukan sopir tembak,” katanya.
Dalam kasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya, mini bus Bimbar dengan nomor polisi BP 7601 DU yang dibawa RM.
Untuk diketahui, Sri Wahyuni yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan itu adalah karyawan PT Epson Mukakuning. Gadis asal Magetan, Jawa Timur itu rencananya akan melangsungkan pernikahan pada 22 Februari 2020.
Namun, lima hari sebelum akad nikah, ia harus meninggalkan dunia ini. Jenazahnya akan dikebumikan di kampung halamannya.
*****
Penulis : Ali Mhd














![[Video] Detik-Detik Ledakan Bom Katedral Makassar Gambar Ledakan Bom di Gereja Katedral Makasar](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/03/Gambar-Ledakan-Bom-di-Gereja-Katedral-Makasar-180x135.jpg)
![[VIDEO] Jenazah Haji Permata Tiba di Pelabuhan, Disambut Isak Tangis Warga Haji Permata](https://barakata.id/wp-content/uploads/2021/01/maxresdefault-1-180x135.jpg)













