Ini Penyebab Penumpang Meninggal di Pesawat Garuda Indonesia

353
0
DPRD Batam
Penumpang pesawat meninggal
Proses evakuasi kru Garuda di Bandara Hang Nadim Batam setelah ada WNA penumpang yang meninggal di dalam pesawat, Selasa (30/6/20). (F: batamclick)

Penerbangan GA 8820 kemudian melanjutkan perjalanan dari Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 02.54, Rabu (1/7/20) dengan pergantian semua awak pesawat.

Sebelumnya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, ada 13 orang kru pesawat Garuda yang menjalani karantina di RS Khusus Infeksi Covid-19 di Galang, Batam.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Baca Juga :
17 Pasien Covid-19 Batam Sembuh: Ada Turis, Dokter dan Penjual Jamu

Sesuai protokol, mereka akan menghabiskan waktu karantina selama 14 hari di rumah sakit itu.

“RSKI Galang hari ini ditempati oleh pramugari. Pramugari yang mau terbang ke India, singgah ke sini. Jadi ada seorang penumpangnya meninggal, dites tidak positif, tapi pramugari dan pilot diturunkan,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi, Rabu.

Baca Juga :
Ini Dia Syarat Rapid Test Gratis dari Citilink

Setelah 13 pramugari dan pilot yang sempat melayani penumpang itu dievakuasi untuk karantina di Galang, selanjutnya posisi mereka digantikan dengan pilot dan pramugari yang baru.

“Karena ada satu (penumpang) yang meninggal, karena bergabung dengan penumpang, maka mereka tidak boleh terbang lagi  (kru pesawat),” kata Rudi.

*****

Editor : YB Trisna