Beranda Kepulauan Riau Batam

Batam Jadi Tipping Point Optimalisasi Pendapatan Se-Sumatera, Jawa, dan Kalimantan

19
0
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka Rapat Koordinasi Terkait Optimalisasi Pendapatan Daerah Wilayah Se-Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, di Harmoni One Hotel, Batamcenter, Selasa (30/9/25).

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Batam sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, tersebut.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

“Selamat datang di Kota Batam, sungguh kami sangat berbangga dan berbahagia. Ini semakin menegaskan Batam sebagai kota MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA : Pemko Batam Optimalkan Pendapatan APBD, Ini yang Ditingkatkan

Amsakar mengatakan, dari sisi keuangan daerah, APBD Kota Batam tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp4,7 triliun. Menariknya, lebih dari 50 persen atau sekitar Rp2,5 triliun berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Artinya, kekuatan pendapatan daerah kita sudah menjadi penopang utama pembangunan Kota Batam,” kata dia.

Amsakar menekankan bahwa rapat koordinasi ini memiliki substansi penting, yaitu menyamakan pola pikir dan langkah antar daerah. Tujuannya agar tercipta kebijakan dan strategi bersama dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Mudah-mudahan ada benang merah yang bisa dijadikan pola sikap dan pola tindak untuk diterapkan di daerah masing-masing,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya Batam sebagai tuan rumah kegiatan ini.

BACA JUGA : OPD Pemko Batam Diminta Kerja Keras Tingkatkan Pendapatan

Ia menegaskan, rakor ini merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar daerah.

“Kami bersyukur Batam dipercaya menyelenggarakan kegiatan ini. Harapannya dapat meningkatkan sinergi dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah,” kata dia.

Rakor yang dihadiri peserta dari 21 provinsi dan hampir 400 peserta ini diisi dengan berbagai paparan dan diskusi.

Materi yang dibahas meliputi strategi pengelolaan pajak daerah, inovasi dalam pemungutan retribusi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya aparatur di bidang pendapatan.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Batam berharap lahir kesepahaman antar daerah dalam memperkuat pendapatan asli daerah sebagai motor penggerak pembangunan. (ski)