Beranda Urban Teknologi

Toshiba Pamit dari Bisnis Laptop

306
0
Toshiba Pamit
Salah satu laptop produksi Toshiba. Perusahaan raksasa teknologi Jepang itu pamit dari bisnis laptop. (F: Piqsels)
DPRD Batam

Barakata.id- Toshiba memutuskan pamit dari bisnis PC atau laptop. Padahal raksasa teknologi Jepang itu telah menggeluti bisnis tersebut selama 30 tahun.

Dilansir dari laman Gizdomo, Minggu (9/8/20) Toshiba mengumumkan bahwa mereka telah mengalihkan sisa saham minoritasnya di bisnis komputer pribadi (PC atau laptop) ke Sharp.

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Toshiba telah menjual 80,1 persen saham yang merupakan sebagian besar saham mereka di bisnis PC atau laptop kepada Sharp. Penjulaan saham itu terjadi di tahun 2018. Hal itulah yang membuat Toshiba harus memproduksi laptop di bawah nama baru, yaitu Dynabook.

Baca Juga:
Microsoft Hadirkan Laptop yang Bisa Dikantongi

Namun, rebranding Toshiba oleh Sharp ini ternyata tak membuahkan hasil. Sharp akhirnya menggunakan haknya untuk membeli sisa saham Dynabook yang dipegang Toshiba pada akhir Juni 2020. Kini merek Dynabook sepenuhnya menjadi milik Sharp.

“Kami akhirnya mengucapkan selamat tinggal untuk bisnis komputer pribadi. Tidak ada kesan yang mendalam selama lebih dari tiga dekade berjalan di bisnis ini. Kendati hanya bisnis, tapi kami berharap bisa mengucap satu atau dua kalimat untuk menjadi kenangan,” demikian keterangan resmi Toshiba.

Toshiba memimpin pasar laptop sepanjang 1990- an dan sebagian besar pada pertengahan 2000 menurut situs Reigster. Toshiba meluncurkan laptop pertama mereka pada 1985 yang bernama T1100. Laptop itu dijual dengan harga US$2.000 pada saat itu, atau Rp28,7 juta untuk kurs saat ini.

Baca Juga:
Avita Magus Masuk Indonesia, Laptop 2 in 1 Seharga Rp4,5 Juta

Sejak mengeluarkan laptop tersebut brand Toshiba meroket hingga mampu memimpin di sekitar 1990-an hingga awal 2000.

Tak hanya itu Toshiba sering menduduki peringkat lima besar vendor teratas. Sayangnya, Toshiba mulai melemah di atas tahun 2010. Sementara merek lainnya semakin menguatkan divisi laptop mereka. Bahkan mengeluarkan varian khusus seperti laptop gaming hingga multimedia.

Itulah sebabnya Toshiba menjual sebagian besar sahamnya ke Sharp seharga US$36 juta atau Rp518 miliar pada 2018. Kemudian akhirnya, di 2020 Toshiba malah pamit dari bisnis PC atau laptop.

****

Editor: Asrul R