Beranda Kepulauan Riau Batam

JMSI Kepri Gandeng Pelajar Jadi Garda Depan Cegah TPPO

7
0
JMSI Kepri Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan TPPO di SMKN 7 Kota Batam, Batam Centre, Kamis (23/10/25). (F: barakata.id/ist)
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Kepri, menggandeng para pelajar menjadi garda terdepan dalam pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terutama di lingkungan sekolah. Komitmen melawan praktik TPPO menguat dalam acara “Sosialisasi dan Penyuluhan TPPO” yang dihelat JMSI Kepridi Aula SMKN 7 Kota Batam, Batam Centre, Kamis (23/10/25).

Acara tersebut diikuti ratusan pelajar dari 50 SMA dan SMK se-Kota Batam. Selain itu ada pula puluhan guru pendamping dari masing-masing sekolah. Kemudian, hadir juga sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, Imigrasi, Polda Kepri, dan dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

Ikuti saluran Barakata.id di WhatsApp klik disini

Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna mengatakan, kasus kriminalitas TPPO ini merupakan kejahatan serius yang dapat menimpa siapa saja, tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun latar belakang. Dan pelajar termasuk kalangan yang paling rentan terjerat TPPO.

“Karena ancaman TPPO dapat menyasar kepada siapa saja, JMSI Kepri ingin mengajak semua pelajar untuk ikut mencegah kejahatan ini, dimulai dari lingkungan sekolah. Dan sosialisasi ini merupakan langkah edukasi agar pelajar mendapatkan pemahaman lebih tentang berbahayanya jeratan kasus perdagangan manusia,” kata Eddy.

BACA JUGA : JMSI Kepri Gelar Sosialisasi TPPO, Bentengi Pelajar dari Kriminalitas

Ia mengatakan, tindak pencegahan TTPO membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, instansi, media, masyarakat dan tak terkecuali pihak sekolah.

Eddy berharap, dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan TTPO ini selain para pelajar memahami pencegahan TTPO juga bisa berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan pencegahan TTPO di sekolah dan juga lewat media sosial miliknya.

“Kita ingin para pelajar yang hadir dalam kegiatan ini nantinya menjadi garda terdepan dan pelopor mampu tampil terdepan sebagai agen perubahan pencegah TPPO di lingkungan sekolah masing-masing,” kata dia.

“Semakin banyak pelajar yang sadar akan pentingnya ikut aksi pencegahan TPPO ini, maka semakin mudah untuk mencegah terjadinya kasus TPPO ini,” sambung Eddy.

BACA JUGA : JMSI Kepri dan Imigrasi Batam Kolaborasi Cegah TPPO di Kalangan Pelajar

Untuk merangsang minat para pelajar dalam mengkampanyekan pencegahan TTPO ini, JMSI Kepri juga menggelar kegiatan lomba penulisan dikalangan para pelajar.

Lomba penulisan tersebut mengambil tema ‘Benteng Pelajar dari Kriminalitas, Tolak Jadi Korban TPPO.

Dalam lomba penulisan ini bagi 50 peserta lomba terbaik, JMSI Kepri berniat akan dibukukan sebagai ajang kampanye pencegahan TTPO dikalangan para pelajar nantinya. (bar)