Home Nusantara Zero Stunting Target Bupati Blitar Saat Melantik Penggerak PKK, Apa Alasanya?

Zero Stunting Target Bupati Blitar Saat Melantik Penggerak PKK, Apa Alasanya?

Pelantikan Penggerak PKK oleh Bupati Blitar
Bupati Blitar Rini Syarifah melantik Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Blitar periode 2021-2024. Dok : achmad/barakata.id
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim)Bupati Blitar Rini Syarifah melantik Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Blitar periode 2021-2024 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Kamis (11/11/2021).

“Kegiatan ini sekaligus juga serah terima ketua TP-PKK tingkat kecamatan dan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Blitar,” kata Mak Rini, begitu sapaan akrap bupati Blitar.

Kemudian ia menyampaikan selamat atas pengurus yang baru dan berpesan untuk segera melangkah, serta lebih dinamis dalam mengemban amanah untuk memajukan program kegiatan PKK dan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Baca juga : Tanggulangi Kemiskinan, Bupati Blitar Launching Program APP Pejantan Anom

Selain itu, hal yang menjadi tantangan saat ini adalah kecepatan dan ketepatan dalam merespon permasalahan di masyarakat, baik yang terkait bidang kesehatan, sosial, dan juga utamanya masalah stunting yang sudah mencapai 9,89% di tahun 2020.

“Ini adalah PR bagi kita semua untuk menjadikan zero stunting di kabupaten Blitar. Dimana stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi saat hamil, akan tetapi persiapan sebelum kehamilan itu yang terpenting,” tuturnya.

Dijelaskan pula, peran penggerak PKK dalam pencegahan stunting caranya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui penggerak peran kader, mengembangkan/pengorganisasian masyarakat, peningkatan upaya advokasi dan perencanaan yang mendukung, pemberdayaan masyarakat, serta pemuktahiran data dan informasi.

Baca juga : Festival Kresnayana ke V Sukses Digelar Pemkab Blitar, Ini 10 Top Even Pemprov Jatim

Kemudian ia berharap ada komitmen bersama dalam peningkatan peran aktif kader menggerakkan individu, keluarga dan masyarakat.

“Maka dari itu, harmonisasi dan kemitraan dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran kemauan dan kemampuan berprilaku sehat dalam pencegahan kematian ibu dan stunting,” tandas bupati.

Tampak hadir dalam acara pelantikan tersebut yakni Forkopimda Kabupaten Blitar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Blitar bersama Ibu, serta seluruh pengurus TP- PKK, Dharma Wanita Dan Dekranasda Kabupaten Blitar. (adv/kmf/jun)

Sebelumnya5 Kisah Perempuan-perempuan Pertama Indonesia yang Ahli di Bidangnya
SelanjutnyaHari Guru, PGRI Batam Adakan Turnamen Voli

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin