Home Gaya

X-Men: Dark Phoenix, Pertarungan Para Sahabat

231

Trailer terbaru film X-Men: Dark Phoenix baru saja dirilis rumah produksi 20 Century Fox. Kemungkinan, trailer itu adalah yang terakhir sebelum film yang diangkat dari komik Marvel ini ditayangkan di bioskop pada awal Juni nanti.

Ada yang menarik dalam trailer terbaru X-Men: Dark Phoenix itu. Kita seperti mengulang trailer dari film Avengers: Endgame.

Tak seperti trailer-trailer sebelumnya, trailer terakhir X-Men: Dark Phoenix kali ini terlihat ada kilas balik dari semua film X-Men. Misalnya saja, ada tayangan tentang Logan alias Wolverine di awal trailer.

Padahal, cuplikan adegan Logan itu sudah pernah ditayangkan dalam trailer di film X2: X-Men United. Begitu juga dengan cuplikan-cuplikan film X-Men lainnya seperti X-Men: First Class, Future the Past dan Apocalypse.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Marvel dan 20Century Fox tentang penggabungan trailer tersebut.

Cuplikan Cerita

Jean Grey dan Magneto dalam X-Men: Dark Phoenix. (F: YouTube)

Film X-Men: Dark Phoenix mengambil latar tahun 1990-an atau melangkah sekitar 10 tahun setelah kisah para mutan sebelumnya di film X-Men: Apocalypse. Dalam X-Men: Dark Phoeinx, kita akan dibawa mengikuti kisah tokoh terpenting dalam X-Men yakni Jean Grey.

Seperti diketahui, Jean memiliki alter ego super kuat Phoenix yang ada di dalam dirinya. Phoenix punya kekuatan telepati dan telekinetik yang membuat karakter Jean memiliki kekuatan maha dahsyat.

Berbeda dengan film X-Men lain, X-Men: Dark Phoenix menjadi flim X-Men yang mengusung latar di luar angkasa dan lebih kelam. Dikisahkan dalam film ini, tim X-Men harus melawan Jean.

Berawal dari keberangkatan sekelompok anggota X-Men menuju ke angkasa dalam misi penyelamatan seorang astronot. Akan tetapi sebuah insiden membuat Jean tertinggal dan dirinya tercemar oleh kekuatan Phoenix yang kemudian merasuki tubuhnya.

Saat Jean kembali ke bumi, para murid di sekolah Xavier melihat ada yang berubah pada diri Jean. Ia tak lagi dapat mengendalikan kekuatannya.

Charles Xavier pun menyadari Jean akan membunuh mereka semua. Perkelahian terjadi, bahkan Magneto mencoba untuk menghalau Jean yang justru bisa melumpuhkannya.

Harapan Besar

Sophie Turner memerankan Jean Grey dalam X-Men;Dark Phoenix. (F: YouTube)

Rumah produksi 20th Century Fox berharap X-Men: Dark Phoenix bisa sesuai ekspektasi para penggemar kisah X-Men di seluruh penjuru dunia. Mereka mengakui, bukan perkara gampang untuk menghidupkan Jean Grey yang sempurna.

Produksi film ini pun melakukan riset terhadap emosi dan kesehatan mental. Bahkan, pemeran Jean Grey yakni Sophie Turner, mengatakan dirinya diberi pekerjaan rumah untuk mendalami skizofrenia oleh sang sutradara.

“Simon (Kinberg) memberiku sebuah buku besar tentang skizofrenia,” ungkap Turner.

“Saya juga meriset secara online; di YouTube. Saya mencari semacam pengulangan-pengulangan apa yang didengar penderita skizofrenia,” sambungnya.

Turner juga menjelaskan bahwa karakter Jean sangat berlapis dan sangat kompleks sehingga diperlukan banyak riset untuk dirinya masuk dalam peran Grey.

Film X-Men: Dark Phoenix menampilkan Sophie Turner sebagai pemeran Jean Grey/Phoenix. Sophie Turner sudah dikenal luas oleh masyarakat lewat serial ‘Game of Thrones’.

Kemudian ada Evan Peters yang kembali melakoni Peter Maximoff/Quicksilver, serta James McAvoy, Michael Fassbender, Jennifer Lawrence yang setia memerankan Professor X, Magneto, dan Mystique.

Ada pula aktris cantik Jessica Chastain yang hadir sebagai villain misterius. Sampai sekarang karakternya masih belum bisa dipastikan. Dikutip dari dari laman IMDb, penjelasan karakter Chastain hanya diberi nama Smith.

Selain itu, masih ada beberapa aktor muda yang kembali ambil bagian untuk memerankan para mutan muda seperti Storm dan Cyclops.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin