Home Kepulauan Riau Batam

Wisnus Diprioritaskan Jadi Pemulih Pariwisata

24
Wisnus Jadi Pemulih Pariwisata
Kemenparekraf melakukan FGD terkait pariwisata di Batam, Rabu (2/9/20). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id- Segmen wisawatan nusantara (wisnus) diprioritaskan jadi pemulih pariwisata. Di masa pandemi Covid-19 ini pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan saat ini pariwisata berada di titik terbawah. Akibat Covid-19 perilaku wisatawan pun berubah.

Oleh karena itu Kemenpar terus melakukan strategi pariwisata. Salah satunya lewat Focus Grup Discussion (FGD). Selain itu juga lewat kampanye hastag di Indonesia aja.

Baca Juga:
Kemenparekraf Dorong Tur Virtual untuk Bangkitkan Pariwisata

“Sesuai data kami, delapan dari sepuluh wisatawan Indonesia sudah bersiap merencanakan liburan,” ujarnya dalam FGD Strategi Reaktivasi Nusantara di Hotel Aston Batam, Rabu(2/9/20).

Mayoritas pilihan destinasi yang akan dituju adalah wisata alam. Kemudian petualangan, budaya, kuliner, bisnis, silaturami dan lainnya.

“Dalam 12 bulan ke depan, sebanyak 76 persen wisatawan sangat bersemangat untuk mengunjungi kepulauan di Indonesia,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata menyambut baik upaya Kemanparekraf memulihkan Pariwisata khususnya di Batam dan Kepri. Ia sudah mendapatkan informasi dari pusat bahwa Batam menjadi prioritas Kemenpar dalam pemulihan sektor pariwisata ini.

“Kita belum tahu Covid-19 ini berakhir, namun kita masih punya semangat untuk bangkit dari keterpurukan dan menggiatkan kembali sektor pariwisata,” ujar Ardi.

Kendati pariwisata di buka, tentu wisatawan harus mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Langkah ini untuk meminimalisir dan mengantisipasi penularan Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga:
Nongsa Jadi Percontohan Normal Baru Kawasan Wisata

Ardi berharap, hadirnya Pemerintah Pusat ke Batam menjadi angin segar dalam memulihkan pariwisata di kota yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia ini. Sehingga target wisnus jadi pemulih pariwisata ini bisa tercapai.

“Kita fokuskan di segmen wisnus dulu,” kata dia.

Sementara untuk wisatawan mancanegara (wisman) Kemenpar sudah punya strategi lain. Termasuk rutin menggelar webinar dengan 14 negara luar agar wisman tetap berminat ke Indonesia.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin