Home Kepulauan Riau Waspada, Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Terus Naik

Waspada, Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Terus Naik

Tanjungpinang
Satgas Covid-19 Kota Tanjungpinang mencatat jumlah pasien terpapar virus corona di kota itu terus bertambah. (F: Diskominfo Kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Masyarakat Kota Tanjungpinang diimbau waspada terhadap penyebaran virus corona. Jumlah pasien Covid-19 di kota itu terdata meningkat tajam dalam beberapa hari ini.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, jumlah pasien Covid-19 sehari yang lalu bertambah 53 orang, terdiri dari 31 laki-laki dan 22 perempuan.

Selain itu, ada 42 orang warga yang terinfeksi Covid-19 tanpa gejala, sedangkan 11 orang lainnya bergejala sehingga dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri.

BACA JUGA : Kasus Covid-19 Tanjungpinang Naik Lagi, Satgas Awasi Pasar dan Kedai Kopi

Rahma mengatakan, sebanyak 25 dari 53 orang terinfeksi setelah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Sementara 24 orang lainnya terinfeksi setelah melakukan perjalanan ke luar daerah.

Sedangkan empat orang lainnya, tertular Covid-19, tapi tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 maupun ke luar daerah.

“Ada 53 kasus baru, yang ditemukan berdasarkan hasil tes usap di RSUP Kepri dan RSAL Tanjungpinang,” kata Rahma di Tanjungpinang, Selasa (13/4/21), seperti dilansir Kominfo.kepriprov.go.id.

BACA JUGA : Pasien Covid-19 di Kepri Melonjak Lagi

Rahma yang juga Wali Kota Tanjungpinang itu mengimbau warga yang sudah melakukan perjalanan ke luar kota, terutama daerah yang berstatus sebagai Zona Merah untuk isolasi mandiri selama 14 hari sebelum kembali ke rumah.

Ia pun mengingatkan warga agar tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas, seperti menggunakan masker, menjaga jarak saat berinteraksi, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama,” katanya.

*****

Editor : YB Trisna

SebelumnyaPlafon DPRD Kabupaten Blitar Rontok, LSM GPI Minta Polisi Selidiki
SelanjutnyaPolda Lampung Akan Tindak Tegas Pemudik Bandel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin