Home Tekno Waspada, Ada Aplikasi Azan dan Jadwal Salat Berbahaya

Waspada, Ada Aplikasi Azan dan Jadwal Salat Berbahaya

Ilustrasi. Polda Metro Jaya menemukan 11 aplikasi azan dan jadwal yang diduga mencuri data pribadi. Foto: Pexels

Barakata.id – Di tengah suasana menjalankan ibadah puasa, umat muslim harus waspada dengan temuan baru. Yakni adanya aplikasi azan dan jadwal salat berbahaya yang diduga mencuri data pribadi.

Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya merilis 11 aplikasi dengan konten azan dan jadwal salat yang disalahgunakan untuk mencuri data pengguna.

Berikut ini 11 aplikasi yang diduga berbahaya.

Baca Juga:

Speed Camera Radar, aplikasi ini sudah download 10 juta pengguna. Al Moazin Lite, 10 juta download. WIFI Mouse, 10 juta download, QR & Barcode Scanner, 5 juta download.

Qibla Compass – Ramadan 2022, 5 juta download. Simpel Weather & Clock Widget, 1 juta download. Handcent Nex SMS Text W/MMS, 1 juta download. Smart Kit 360, 1 juta download.

Al Quran MP3 – 50 Recutirs & Translation Audio,1 juta download. Full Quran MP3, 1 juta donwload. Audiosandroid Audio Studio DAW, 1 juta download.

Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag, M Fuad Nasar mendukung imbauan Polda Metro Jaya agar masyarakat mewaspadai pencurian data pribadi dari aplikasi di playstore, termasuk aplikasi yang menyalahgunakan konten azan, jadwal salat, dan mengaji.

“Modus kejahatan cyber bisa dilakukan melalui aplikasi dengan konten apa saja, tidak terkecuali konten keagamaan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Fuad, Kamis (21/4/22) dikutip dari laman resmi kemenag.go.id.

Ia mengimbau masyarakat khsusunya kaum muslim untuk berhati-hati. Fuad yakin kepolisian dapat mengusut dan menangkap pelaku kejahatan cyber tersebut.

Baca Juga:

“Aplikasi di play store yang diduga mencuri data pribadi harus diusut dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.” ujarnya.

Fuad mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi yang dikeluarkan lembaga resmi.

“Masyarakat dapat mengunduh aplikasi azan dan jadwal salat yang dikeluarkan Kemenag, ormas Islam, dan penyedia fitur dakwah digital lainnya yang kredibel dan terpercaya,” ujarnya. (asrul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin