Home Kepulauan Riau Natuna

Warga Natuna Boleh Salat Idul Fitri Berjamaah di Masjid

148
Gugus Tugas Covid-19 Natuna
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna menggelar Rakor pembahasan Salat Idul Fitri, di Gedung Daerah Kabupaten Natuna di Jalan Batu Sisir, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (14/5/20). (F: dok. Pemkab Natuna)

Barakata.id, Natuna – Kabar gembira untuk masyarakat di Kabupaten Natuna. Pemerintah mengizinkan umat muslim di Natuna untuk menggelar Salat Idul Fitri berjamaah di masjid meski saat ini sedang masa pandemi corona.

Izin Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan berjamaah di masjid karena Natuna masuk dalam zona hijau atau zona aman dari wabah Covid-19.

Terkait hal itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna pun telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas soal pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah berjamaah bagi umat muslim di Kabupaten Natuna.

Baca Juga :
Bupati Natuna Serahkan Bantuan Sembako di Pulau Laut

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si., itu, berlangsung di Gedung Daerah Kabupaten Natuna di Jalan Batu Sisir, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (14/5/20) pagi.

Bupati Natuna
Bupati Natuna, Hamid Rizal

Hamid Rizal mengatakan, bahwa Plt. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdiantotelah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan Saoat Idul Fitri 1441 Hijriyah bagi daerah se-Provinsi Kepri.

Sebagai daerah yang masih berstatus zona hijau atau daerah belum terpapar Covid-19, masyarakat Natuna diperbolehkan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah di rumah ibadah (masjid), dan bukan di tempat terbuka seperti lapangan maupun tempat terbuka lainnya.

Hal itu menyusul telah dikeluarkannya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 tahun 2020 tanggal 13 Mei 2020, tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Kemudian juga berdasarkan Tausiyah MUI Kepulauan Riau Nomor: Kep-037/DP-P-V/V/2020 tentang Pelaksanaan Ibadah dan Ibadah Ramadan serta Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah.

“Meski diperbolehkan untuk menunaikan salat berjamaah, namun dalam pelaksanaanya harus tetap memperhatikan aturan dari protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, menyediakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer, membawa sajadah masing-masing, tidak berjabat tangan dan berpelukan serta menjaga jarak fisik. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini untuk menghindari wabah virus corona,” kata Hamid.

Bupati Natuna
Bupati Natuna, Hamid Rizal

Dengan adanya Surat Edaran dari Plt. Gubernur Kepri dan Fatwa MUI itu, Bupati Natuna mengajak masyarakat semua senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena masih bisa melaksanakan ibadah salat berjamaah rutin tahunan di hari kemenangan umat muslim.

Pun demikian, Hamid Rizal berharap agar kita semua tetap mengikuti seluruh imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Hamid menegaskan, Surat Edaran Bupati Natuna terkait dengan hal ini akan segara disebarluaskan.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin