Home Kepulauan Riau Warga Kepri Waspada! Ada Virus B1525 Masuk dari Malaysia

Warga Kepri Waspada! Ada Virus B1525 Masuk dari Malaysia

17
Virus B1525
Foto ilustrasi. Masyarakat diminta waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan setelah ditemukannya virus B1525, varian baru Covid-19 yang dibawa masuk PMI dari Malaysia ke Kota Batam pada Februari 2021 lalu.
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona dengan varian baru B1525. Virus ini diketahui lebih cepat menular antarmanusia.

Virus B1525 diketahui dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia ke Kota Batam pada Februari 2021 lalu. Sementara itu, sampai sekarang pemulangan PMI dari Malaysia menuju Batam masih terus dilakukan.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bisri mengatakan, selain lebih cepat menular, varian baru Covid-19 tersebut juga 10 kali lipat lebih kebal terhadap vaksin.

BACA JUGA : Varian Baru COVID-19, Pemerintah Tutup Sementara Bagi Semua WNA ke Indonesia

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri telah mengeluarkan seruan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menjalankan protokol kesehatan.

Menurut Bisri, penemuan varian baru Covid-19 yakni B1525 di Kota Batam merupakan alarm atau peringatan bagi masyarakat agar tidak lengah dan menganggap remeh virus yang menyerang saluran pernapasan ini.

“Virus ini lebih mudah menular, dan lebih tahan terhadap vaksin. Sehingga tidak ada cara lainnya untuk mencegahnya selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya di Tanjungpinang, kemarin.

“Upaya antisipasi terus dilakukan agar tidak terjadi penyebaran penularan virus,” ucapnya.

Apakah sudah ada warga yang terpapar Virus B1525?

Menurut Bisri, pihaknya hingga kini belum dapat memastikan apakah ada pasien Covid-19 di wilayah Kepri yang terinfeksi B1525 atau varian baru Covid-19 lainnya.

Menurut dia, hal itu disebabkan pengiriman sampel virus oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam. Kemudian, penelitian dilakukan secara berkala oleh Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes.

BACA JUGA : Peringatan Keras Bagi 194 Negara, Interpol: Jaringan Kriminal Terorganisir Virus Corona Baru

Meski demikian, ia tetap mengingatkan seluruh masyarakat supaya tidak panik berlebihan. Yang penting, pesan Bisri, tetap menjalankan protokol kesehatan selama menjalankan aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, jumlah kasus aktif warga yang terpapar virus corona di Kepri dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat. Data pada 14 April 2021, jumlah kasus mencapai 507 orang.

Sebarannya adalah, Kota Batam 269 orang, dan Tanjungpinang 187 orang. Kemudian, kabupaten Bintan 31 orang, Karimun 18 orang,Lingga satu orang dan Anambas satu orang.

“Informasi terakhir, di Kabupaten Natuna ada enam kasus. Ini cukup mengkhawatirkan. Mari bersama-sama kita konsisten melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus ini,” pungkas Bisri.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin