Home Nusantara Asahan

Walikota Minta PGRI Tanjungbalai Ciptakan Inovasi Pendidikan Dimasa Pandemi

Kejar Ketertinggalan Pendidikan, PGRI Kota Tanjungbalai Diminta Ciptakan Terobosan Baru

Pelantikan Pengurus PGRI Kota Tanjungbalai
Pengukuhan XXII PGRI Kota Tanjungbalai periode 2020-2025 di Pendopo rumah dinas Walikota, Kamis (11/2/2021).

Barakata.id, Tanjungbalai – Walikota Tanjungbalai Syahrial mengatakan, saat ini ada sekitar 2.500 jumlah guru di Kota Tanjungbalai, baik yang mengajar di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dari jumlah tersebut sebanyak 800 guru bergabung didalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Agar berjalan optimal, Syahrial meminta kepengurusan PGRI Kota Tanjungbalai dapat menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh guru yang ada di Kota Tanjungbalai baik yang tergabung didalam PGRI maupun tidak.

“Dengan adanya PGRI dilingkup pendidikan kita, diharapkan dapat fokus memantau ataupun mengawasi setiap kualitas dan perilaku guru yang berbakat tanpa membeda bedakan PNS atau honor, Pemerintah Daerah maupun Kemenag, guru TK atau SMA karena tindakan dan perilaku guru contoh nyata bagi murid,” kata Syahrial saat hadir dalam acara pengukuhan XXII PGRI Kota Tanjungbalai periode 2020-2025 di Pendopo rumah dinas Walikota, Kamis (11/2/2021).

Baca juga : Walikota Tanjungbali Minta PGRI Beri Pencerahan Yang Baik Tentang Vaksinasi

Syahrial juga mengajak PGRI Kota Tanjungbalai menciptakan terobosan dan inovasi pendidikan dimasa pandemi Covid-19 agar proses pendidikan bisa tetap berjalan dengan baik dan melakukan pembenahan secara nyata untuk mewujudkan pelaksanaan pembangunan dibidang pendidikan.

Pandemi Covid-19 lanjut Syahriah, berdampak sangat buruk terhadap berbagai sektor dalam kehidupan manusia, antara lain pada sektor pendidikan yang memaksa proses belajar dan mengajar diterapkan secara jarak jauh.

Baca juga : Syahrul Hadiri Konferensi ke V PGRI Tanjungpinang

Dan untuk itu kehadiran guru diharapkan tidak hanya sekedar mengabdi sebagai guru, namun guru juga mampu berinovasi dan membuat terobosan agar pendidikan di Kota Tanjungbalai tidak tertinggal.

Guru-guru yang tergabung didalam PGRI harus mampu dan siap bersaing secara global, sehingga proses belajar mengajar dan pendidikan di Kota Tanjungbalai tetap berjalan, tentunya dengan tetapĀ  mematuhi protokol kesehatan.

“Secara garis besar pendidikan yang diberikan kepada siswa tidak hanya dilakukan secara formal, akan tetapi juga secara beban moril kita dihadapkan pada tanggung jawab akan prestasi anak didik,” ujar Syahrial.

Baca juga : Sulit untuk Peningkatan Kompetensi? Ini yang Harus Diketahui oleh Guru

Pelantikan pengurus PGRI Kota Tanjungbalai dilaksanakan langsung oleh Ketua PGRI Sumatera Utara (Sumut) Abdurrahman Siregar dan terpilih sebagai ketua PGRI Kota Tanjungbalai Sri Gunawan Tarigan, S.Pd, Seketaris Drs Aminullah B Aly Harahap dan Bendahara Zulfina S.Pd.

Acara tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Sumut Mahyaruddin Salim Batubara, Forkopimda Tanjungbalai, Kakan Kemenag, Sekdakot Tanjungbalai, Kepala OPD dilingkungan Pemkot Tanjungbalai, Plt Kadis Pendidikan Tanjungbalai, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provsu, Dewan Pendidikan Tanjungbalai serta Pengurus PGRI Tanjungbalai periode 2020-2025.

Penulis : Mario Agusno

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin