Home Nusantara Wali Kota Blitar Berikan Bantuan Kepada Satgas Pamtas Bataliyon 511

Wali Kota Blitar Berikan Bantuan Kepada Satgas Pamtas Bataliyon 511

49
Wali Kota Blitar Santoso secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Komandan Batalyon 511 Letkol Inf A. Wakid Dedy Setyawan untuk Satgas Pamtas Batalyon 511 yang bertugas di perbatasan Indonesia Malasyia Kalitim. (foto : achmad/barakata.id).
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Walikota Blitar Santoso memberikan secara simbolis bantuan sarana penggalangan kepada Satgas Pamtas Bataliyon 511 yang akan berangkat ke perbatasan Indonesia dengan Malaysia yang berada di Kaltim, di kantor Walikota Blitar, Senin (12/07/2021).

Ditemui usai acara, Santoso menjelaskan, personel yang akan diberangkatkan 450 orang dan dipimpin langsung oleh komandan Bataliyon 511, Wakhid, untuk terjun ke Kaltim.


“Kita ketahui bahwa tugasnya disana adalah bagaimana membina masyarakat, karena masyarakat disana masih banyak yang tertinggal dalam segi pendidikan, segi ekonomi dan pergaulan. Oleh karena itu nanti disana akan dilakukan pembinaan pembinaan,” jelasnya

Dalam hal ini pemkot Blitar membantu dibidang pertanian, dengan memberikan bibit pertanian dan alat pertanian, dibidang pendidikan, dengan memberikan bantuan buku tulis dan buku bacaan, serta bantuan spiritual berupa kitab suci alquran.

“Ini dalam rangka penggalangan masyarakat supaya mereka betul betul senang dengan kehadiran dari bataliyon 511 dan membaur, sehingga kehadirannya bisa memberikan rasa nyaman,” tegasnya

Sebelumnya menurut Santoso, komandan bataliyon sudah melakukan surve dan maping ke wilayah tersebut beserta anggatonya untuk melakukan maping lokasi.

Harapannya seluruh prajurit bataliyon 511 sukses dan berhasil mengiringi tugas diperbatasan indonesia dengan Malaysia.

Dalam kesempatan yang sama Komandan Bataliyon 511, Wakhid mengatakan, pagi hari ini satgas pamtas menerima bantuan sarana penggalangan dan sarana kontak berupa buku, alat olahraga, bibit tanaman, termasuk untuk mental rokhani.

“Sarana ini akan kita manfaatkan terhadap tugas pokok kita. Salah satunya membawa masyarakat dalam rangka untuk menggalang yang notabene masyarakat disana masih tertinggal dan bagaimana kita mengembangkan supaya masyarakat lebih mengenal dan mencintai NKRI,” tegasnya.

Mengenai pemberangkatan menurutnya pada bulan september, dan selesai tugas pertengahan bulan juni 2022, dengan alokasi waktu 10 bulan dihitung dari berangkat sampai pulang.

“Tapi kita masih meninggalkan personel sekitar 120 atau setara satu kompi untuk melakukan tugas selama di home base,” pungkasnya.(adv/hms).

Reporter : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin