Home Kepulauan Riau

Wagub Kepri Ingatkan Warga Patuhi Prokes Meski Sudah Divaksin

Wagub Kepri
Wagub Kepri Marlin Agustina meninjau vaksinasi di Kota Tanjungpinang, Senin (29/3/21) pagi. (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Tanjungpinang – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Marlin Agustina mengingatkan masyarakar Kepri agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Meskipun warga tersebut sudah disuntik vaksin Covid-19.

Marlin mengatakan, jumlah pasien Covid-19 di Kepri kembali mengalami penambahan pada Minggu (28/3/21). Karena itu ia berharap, masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi tidak lantas jumawa dan melupakan prokes.

“Saya berharap, masyarakat setelah divaksin harus tetap menjaga protokol kesehatan. Karena saya lihat, Batam sudah penambahan, Tanjungpinang sudah penambahan. Karena mereka mungkin ketika sudah di vaksin, bebas begitu saja. Padahal tidak seperti itu,” kata Wagub Kepri saat meninjau vaksinasi tahap II di Jalan Bakar Batu, Tanjungpinang, kemarin.

BACA JUGA : Selama 2 Hari, 1.760 Tokoh Agama di Batam Divaksin

Menurut dia, pembentukan imun tubuh manusia membutuhkan waktu sehingga masyarakat tetap wajib menjaga prokes. Walau sudah disuntik vaksin, tidak lantas membuat orang tersebut langsung kebal dari serangan virus corona.

“Pembentukan imun tubuh kita ini butuh waktu. Jadi tetap memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Marlin.

Marlin mengatakan, sebelumnya ia bersama Kepala Dinkes Batam meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kota Batam. Menurut dia, vaksinasi di Kota Batam dan Tanjungpinang memiliki perbedaan, sebab jumlah target vaksinasi yang tidak terlalu banyak.

“Tadi pagi saya telah mengunjungi vaksinasi di Kota Batam bersama Kepala Dinas Provinsi Kepri. Dan semua berjalan baik, besok disambung lagi. Hari ini saya ke sini untuk melihat mekanismenya. Ini tidak terlalu banyak, jadi cepat selesainya. Kalau di daerah lain khususnya Kota Batam kan itu banyak sekali. Jadi membutuhkan tenaga medis yang banyak juga,” ujarnya.

Menurut Marlin, kisaran 50% masyarakat Kepri telah mendapatkan jatah vaksinasi. Sementara Pemprov Kepri menargetkan 70% masyarakat Kepri dapat menjalani vaksinasi.

“Kita dari populasi kan harus 70%. Kata pak Dinas Kesehatan bahwa makin banyak yang divaksin, maka pusat akan melihat dan mengirim lagi. Tapi targetnya kita 70%. Mungkin sekarang sudah kisaran 50% lah,” ujarnya.

BACA JUGA : 4.000 Petugas Pariwisata di Kepri Sudah Disuntik Vaksin Corona

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak takut menjalani vaksinasi. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir soal dampak atau efek dari vaksinasi.

“Vaksinasi itu sama seperti kita masih kecil. Booster sebenarnya. Agar melemahkan virus yang masuk ke tubuh kita,” kata dia.

“Memang ada efeknya, pasti. Cuma ini berbeda-beda. Kalau saya, mengantuk dan makannya banyak. Jadi jangan takut. Pemerintah itu memberikan vaksin tentu sudah diuji klinis,” pungkas Marlin.

*****

Editor : YB Trisna

Sumber : kominfo.kepriprov.go.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin