Home Warta Ekonomi

Waduh, Panitia Cabut Status 180 Ribu Peserta Kartu Prakerja

921
Peserta Kartu Prakerja
180 ribu peserta kartu prakerja dicabut statusnya. (F: Barakata.id/Asrul R)

Barakata.id- Panitia atau Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja cabut status 180 ribu peserta Kartu Prakerja. Para peserta yang dicabut atau gugur statusnya ini berasal dari gelombang 1 sampai 4.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, jumlah 180 ribu peserta itu berarti 3,8 persen dari total peserta.

Dia mengatakan, pencabutan kepesertaan memang boleh dilakukan. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian (Permenko) 11/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Baca Juga:
Prakerja Gelombang 9 Dibuka Hari Ini, Lakukan Ini Jika Gagal Daftar

“Dalam aturan itu disebutkan, apabila dalam 30 hari pasca menerima uang pelatihan, peserta belum menggunakannya untuk membeli pelatihan, maka status kepesertaannya dicabut,” kata Louisa, Jumat (18/9/20) dikutip dari CNNIndonesia.

Louisa mengatakan uang pelatihan yang sudah masuk ke akun virtual peserta sebesar Rp1 juta akan ditarik kembali. Uang itu akan kembali ke kas negara.

“Alasan peserta tak melanjutkan pelatihan cukup beragam,” kata dia.

Namun berdasarkan penelusuran PMO, ada tiga alasan utama para peserta gugur dari status kepesertaannya, yakni sudah mendapat pekerjaan, lupa password, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Padahal diakuinya PMO terus melakukan sosialisasi di berbagai kanal sejak Maret 2020 sebelum Kartu Prakerja diluncurkan. Mulai dari website, Instagram maupun media sosial lainnya.

Baca Juga:
Peserta Kartu Prakerja Siap-Siap, Uang Pelatihan Rp3,5 Juta Ditransfer Hari Ini

“Kami juga telah mengirimkan SMS reminder (pengingat) kepada semua penerima pada H-7 sebelum expired (kadaluarsa),” katanya.

Dilansir dari laman prakerja.go.id pendaftar yang lolos tahap seleksi akan mendapatkan manfaat senilai Rp3.550.000. Bantuan itu untuk pelatihan sebesar Rp1 juta, intensif setelah pelatihan Rp600 ribu perbulan selama 4 bulan. Kemudian intensif survei kebekerjaan Rp150 ribu.

Saat ini, program Kartu Prakerja telah memasuki gelombang 9. Pendaftaran untuk gelombang ini mulai dibuka, Kamis (18/9/20) dan ditutup pada Senin (21/9/20).

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin